Selasa, 20 Agustus 2019

Yaaaaay Nayla Kelas 7 Nih

Hi Mom...

Lagi bahagia dan berbunga bunga nih, soalnya Nayla (kalau di sekolah dipanggilnya Alanis, sesuai nama depannya, karena ada beberapa nama Nayla di sekolahnya dulu) sudah masuk Sekolah menengah pertama SMP alias kelas 7. 
Gak nyangka bayi yang dulunya plontos dengan  bola mata hitam yang jernih, dan pipi bulat penuh  ini sudah sekolah di kelas 7, dan masuk di kelas unggulan pula.

Memang sih ada tes untuk masuk di kelas unggulan (ada 2 kelas unggulan dari 7 kelas yang ada), tapi Kita gak mau membebani dia untuk masuk kelas tersebut, apalagi buku buku pelajaran SD sudah dihibahkan semua, tepat 3 hari sebelum sekolah dimulai.

Coba ibu macam apa ini hi...hi..., waktu beberes sih berdua Nayla, dan kita berdua mikirnya kan sudah diterima di sekolah impian (kok impian, nanti kita bahas, wkwkwkwkw gayanya... kayak ada yang penasaran gitu), paling juga diambil dari NEM yang paling tinggi.

Begitu tahu ada tes lagi, kita berdua ngakak deh, ngakak stress, lah mau belajar pakai apa, tersisa hanya kamus dan buku pintar, apalagi sudah dua bulan libur, ya libur juga pegang buku dong, paling juga belajar sama si mbah, mbah google.

Pesan kita ke Nayla, gak terpilih masuk kelas unggulan gak apa apa kok, yang penting sudah belajar dan berusaha, sisanya serahin ke Allah (kek mamah Dedeh gitu deh kalo udah urusan nyemangatin dia belajar).

Jawaban Nayla simple, oke mom, Nayla yang penting pisah kelas sama teman SD-nya yang annoying banget, eh ternyata dikabulkan, dua hari kemudian dikasih tahu kalau kelas unggulan di SMP 92 Rawamangun, angkatan 22 ada di kelas B dan C, dan unyil kita ada di kelas B yaaaaaaay.

Ternyata dari 9 orang teman SD-nya yang diterima di SMP ini, hanya Nayla yang masuk kelas unggulan, bangga? iyalah karena apapun yang dia lakukan kami bangga, bahkan bila gak masuk kelas unggulan sekalipun, kami tetap bangga sama unyil ini.

Bedanya apa sih dengan kelas biasa? kalau dulu sih kelasnya beda sendiri, bawa laptop setiap hari, guru bahasa Inggrisnya bulelebong, nah kalau sekarang katanya gak boleh lagi ada kelas khusus kek gitu.

Jadi sekarang apa dong bedanya? guru gurunya sama, pelajarannya sama, tapi nilai Kriteria ketuntasan Minimal atau KKMnya lebih tinggi ketimbang kelas biasa (dilarang nanya KKM itu apa, mumet jelasinnya, gugling aja please), anak anak ini juga harus bisa presentasi beberapa pelajaran ke kelas lain, apa Nayla bisa? yang jelas setiap kali ditunjuk dadakan, dia maju ke depan (pastinya dong ya ke depanπŸ˜‹) dan bisa menjelaskan.

Apa hanya ini, pastinya banyak yang lainnya tapi cerita lengkapnya nanti saja kalau kelas sudah berjalan yaaa, ini baru Juga sebulan sekolahnya.

Kok Nayla ngebet milih sekolah ini?

Karena teman teman main dia di SD Kuda Laut banyak yang memilih sekolah ini, walaupun ada juga yang dari awal kepingin masuk di SMP 99 Pulomas, Nayla juga pastinya, bahkan dia sudah menghitung harga gojek kesana.

Kata dia hanya beda 3 ribu lebih mahal wkwkwkwkwk, padahal kalau dilihat dari jarak jauuuuuh banget dari rumah, makanya dengan berat hati kami menolak permintaan dia, realistis sajalah mau se favorit apapun kalau jauh, makasih deh, masa habis sholat shubuh harus jalan, gak enjoy lagi dong sekolahnya.

Sementara SMP 92 di Rawamangun ini termasuk sekolah favorit juga loh, tapi buat kita, sekolah ini masuk jalur non zonasi, sementara untuk tahun 2019 ini peraturan pendaftaran sekolah dimulai dari jalur zonasi.

Nah karena Nayla ini dari awal ngebet sekolah ini, walaupun dia ngebet juga dengan salah satu sekolah yang ada di zonasi kita di Duren Sawit, makanya biar bisa ikut non zonasi, sengaja deh pas daftar zonasi pilihannya cuma satu, kita pilih yang NEMnya tinggi tinggi setinggi alaihim (anak anak ini pasti bakar bukunya dan abunya di minum makanya NEM nyaris sempurna😎), biar langsung terpental hi...hi....

Begitu mendaftar yang non zonasi, SMP 92 jadi urutan pertama sisanya SMP favorit yang masuk zonasi kita. Yakin sih NEMnya masuk di tiga sekolah itu, tapi sport jantung euy. 

Nasehatin anaknya sih paling pinter, sudah serahkan saja sama Allah, karena sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan kecuali bertarung dengan NEM-NEM yang masuk, tapi tetap saja suliiiiiiit buat tenang selama 3 hari pendaftaran. 

Hati baru tenang setelah hari ke 3 di Jam 15, yang artinya pendaftaran sudah di tutup dan nama Nayla tetap ada di daftar tersebut, serta kelar daftar ulang di sekolah idaman, Nayla berulang ulang bilang yaaaay masuk 92.
Sementara teman teman dekatnya yang lain, sekolahnya mencar mencar deh, terjungkal ke sekolah lain. Semoga tambah rajin ya, persaingan lebih ketat, kita berdua tetap seperti dulu, enggak pernah meminta kamu juara kelas, yang penting kamu ngerti sama pelajarannya.

Jadi anak yang baik, rajin sholat, lebih sabar (ini sih seperti pesan buat diri sendiri hi...hi...), dan lebih singset ha...ha... maaf ya, kamu kan masih masa pertumbuhan, libur dua bulan kemarin memang maha dasyat  ya dampaknya, Love you Nayla.

Minggu, 18 Agustus 2019

Berburu Sirih Kuning

Hi Mom...
Anaknya yang sekolah negeri atau masih TK di DKI Jakarta, beberapa hari menjelang 17 Agustus kemarin, disuruh bawa tanaman tertentu gak untuk di tanam di sekolah?.

Karena adanya anjuran dari Gubernur DKI, Anis Baswedan yang tumben kali ini lumayan bagus, yaitu seluruh anak SMP Negeri (mungkin SD dan SMA juga) di DKI diminta untuk membawa tanaman Sansivera dan Sirih Kuning seikhlasnya.

Memang sih gak harus bawa dua duanya, bisa pilih salah satu, biar adil di kelas Nayla ditentukan, yang absennya genap bawa Sansivera, yang ganjil Sirih Kuning, Nayla kebagian bawa Sirih kuning karena absennya di nomer ganjil.

Tahu kan akibatnya, tanaman yang biasanya bertebaran jadi langka, siapa cepat dia dapat wkwkwkwkkw, paniang pala ambo, sampai akhirnya ketemu juga di sekitar kantor Walikota Jakarta Timur yang lokasinya di Cakung.

Lah kok jauh amat, rumah dimana, ketemu tanamannya dimana hiiiks. Memang kebetulan kita mau ke Aeon Cakung,  tapi kaaan mau jalan jalan .... sebelumnya kita sudah muter muter di sekitar RS Persahabatan, kok ya yang biasanya ada penjualan tanaman, lokasi trotoarnya bersih dan jalanannya jadi tempat parkir, bagooos pas bangetkan.


Akhirnya seperti rencana semula kita tetap ke Aeon, sambil berharap ada tukang tanaman, mata jelalatan kanan kiri eeeh ternyata ada loh satu yang buka,  ini sih rezeki si NaylaπŸ˜€.

Si Ibu penjual tanaman bilang dari pagi banyak yang borong Sansivera sama Sirih Kuning buat di bawa ke sekolah, whoaaaa eke banyak saingan, padahal ini jauuuh loh dari rumah kita, untung masih sisa satu.
Cuma kok Sirih Kuning atau Sirih Gadingnya gak koneng koneng amat, tapi ya biarpun gak yakin mau gak mau nurut sama yang jual, karena yakin dan percaya hanya sama Allah eeeaaaaa😊😊 

Rabu, 14 Agustus 2019

Merencanakan Masa Depan dengan Asuransi Pendidikan

Hi Mom...

Ada yang punya cerita sama dengan saya?, punya anak semata wayang, yang mulai masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Juli 2019.

Banyak yang beranggapan biaya yang kami keluarkan untuk Nayla pasti gak seberapa apalagi sekolahnya juga di sekolah negeri. Tapi nyatanya, baju seragam, perlengkapan sekolah serta pengeluaran dadakan sejak sekolah dimulai juga lumayan besar. 
Bagaimana kalau dia SMA dan kuliah nanti? Sudah saatnya kami memikirkan untuk mulai menambah asuransi pendidikan. Sebelumnya suami saya sudah punya asuransi jiwa dan kesehatan.

Tentu saya berharap suami saya tetap sehat sehingga bisa melihat anak kami lulus kuliah, bekerja dan menikah. Namun, keberadaan asuransi jiwa memberikan rasa aman apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap suami saya.
Tapi asuransi pendidikan untuk anak juga tidak kalah pentingnya, seperti manfaat yang dirasakan suami saya ketika memiliki asuransi pendidikan sejak dia kecil. 

Pengalaman Suami Dengan Asuransi Pendidikan 
Saat ayah dari suami saya meninggal pada 1990, Ketika itu, suami saya masih kelas 3 SMP dan masih punya dua adik yang duduk di bangku SD.

Kematian ayahanda membuat suami saya dan dua adik-adiknya terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan. Karena ibu suami saya tidak bekerja. Tapi, beruntung almarhum ayah suami saya sudah mengasuransikan tiga orang anaknya.

Ketika itu, asuransi yang dipilih adalah asuransi pendidikan. Suami saya bisa melanjutkan ke bangku universitas dengan menggunakan asuransi pendidikan. Begitu juga dengan dua orang adiknya. 

Ketika krisis moneter dan keuangan melanda Indonesia pada 1999, uang tanggungan dari asuransi menjadi naik berlipat-lipat. Karena, ketika itu yang dipakai adalah asuransi pendidikan dengan mata uang dolar. 

Akibatnya, uang yang diterima dari asuransi pendidikan yang ketika itu nominalnya sekitar 5 ribu dolar atau 10  juta rupiah, melonjak jadi hampir 30 juta rupiah karena pelemahan mata uang rupiah.

Mungkin masih banyak yang belum sadar kalau asuransi itu sebenarnya bagian dari perencanaan masa depan. Ayah dari suami saya adalah  bukti nyata tentang perencanaan masa depan.

Andaikan tiga orang anaknya tidak diasuransikan pendidikannya, tentu akan sulit untuk bisa menjadi orang seperti sekarang.

Asuransi Pendidikan Untuk Nayla
Kebetulan nih kita berdua tertarik dengan asuransi pendidikan dari Sequis. Terus terang karena perusahaan asuransi yang terkenal dengan tagline Your Better Tomorrow ini bisa kita lihat iklannya di mana-mana. 
Begitu kita buka halaman Asuransi Pendidikan, ada tiga pilihan asuransi pendidikan yang menurut saya terjangkau preminya.

Salah satunya yang menarik hati saya adalah Asuransi Sequis Eduplan. Karena uang pertanggungan yang diberikan lebih besar, yaitu 150% dan 200% untuk ahli waris yang ditinggalkan yang kecelakaan maupun yang bukan disebabkan kecelakaan.

Keunggulan lainnya selain dana tunai yang akan disetorkan pada nasabah sebesar 150% sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, biaya preminya mulai dari 8.900 rupiah per hari, penasaran klik saja link asuransi Sequis Eduplan yang di atas ya.
Tidak ada yang pernah tahu kapan ajal menjemput. Asuransi akan membantu Anda untuk menjaga masa depan anak, istri atau suami Anda bisa tetap berjalan ketika Malaikat Maut datang menjemput terlebih dahulu. 

Pada dasarnya, mimpi tidak boleh pupus hanya karena Anda atau pasangan Anda meninggal terlebih dulu. Asuransi adalah salah satu alat untuk menjaga mimpi Anda dan pasangan Anda bisa tetap hidup sampai kapan pun.

Minggu, 11 Agustus 2019

Athe, Husnul Khotimah Buatmu

Nayla belum genap 2 tahun (2008) ketika Athe nengokin dan sempat menginap semalam di rumah kami, serta bawain oleh oleh yang banyak. 
Ada mukena dan baju mandi warna pink untuk Nayla kumplit dengan bordiran nama di bajunya, pin up dan manset buat gw karena gw cerita kalo nanti berhijab baju tangan pendek pingin tetap dipakai, sementara pop kebagian cemilan makaroni pedas buatan athe.
Athe yang dulunya kontributor KBR 68H ini memang perhatian dengan semua orang, dia sempat kami kunjungi ketika sakit di Sukabumi, kami masih ada kontak di fb pada tahun 2016, tapi tapi sayang gw lupa simpen nomer WA nya, sedih banget pas lihat lagi balesannya.
Habis itu kami hilang kontak (karena gw lupa dengan nomer WA dia yang dia kasih pas komen di fb) walaupun sempat nginbox dan komen di sosmed miliknya, tapi tidak ada balasan, karena sejak 2016 fb nya  sudah tidak aktif.

Aaaah usaha kami kurang keras untuk mencarimu te, hingga akhirnya kemarin kami melihat postingan pusara Athe yang meninggal bersama baby di dalam perutnya, surga terindah pasti untukmu Yanti Rosdiana Parta, maafkan kami ya sayang.
Nomer WA mu gw simpen, gak tau buat apa..... Husnul Khotimah ya Te.

Kamis, 08 Agustus 2019

Bye Koko

Gak sanggup buka blog kali ini,  tapi untungnya gw sempat menulis status di fb, jadi tinggal dipindahin di sini. 

Gw gak sanggup karena karena sahabat terbaik gw sama pop, Ervan Handoko atau biasa dipanggil Koko, akhirnya meninggal dunia 8 agustus 2019, setelah bolak balik cuci darah dan ICU sejak Desember 2018 karena gagal ginjal.

Pagi ini gw nangis menggerung-gerung seperti ada batu menimpa dada gw pas angkat telfon dari Ivone istrinya Koko, yang ngabarin kalau koko pergi setelah sekian lama berjuang cuci darah dan keluar masuk ICU.
Padahal hari minggu lalu, melalui hape istri tercinta koko video call sama pop,  mereka masih sempat ngobrol tentang bola tapi kasihan gak bisa lama lama dia bicara terengah engah dengan mengguna masker pernafasan, gw hanya ikutan dadah dadah dengan tangan karena lagi gak pakai hijab.

Ada kalimatnya yang bikin kita sedih "doain gw ya Dod", ternyata koko mau pamitan sama kita hiks, pop rencananya jumat 9 Agustus 2019 mau berangkat ke solo buat nengokin dia, malah gw sama Nay pingin ikut, tapi Allah punya rencana lain.

Selamat jalan koko semoga sakitmu menghapus dosa dosamu ya, kamu salah satu orang baik dan sahabat terbaik yang kita punya, Insya Allah Ivone dan Vinko kami jaga.
Masih teringat banget, gw yang kebingungan karena mau pindah kos dekat kantor, bingung karena siapa yang mau bersihin kamar mandi dalam kamar, sementara gw harus beberes kasur dan lemari, ternyata koko bersedia bantuin untuk beberes kamar mandi.

Koko juga satu-satunya teman satu angkatan di radio yang boleh langsung siaran sama mazz Eko mbantul, yang lain harus dipoles dan latihan dulu termasuk gw walaupun pas kuliah jadi anggota paduan suara (gak ngaruh ternyata ya hi..hi...), ya iyalah koko kan bekas anak radio Sonora, tapi memang suaranya bagus, empuk, enak dengerinnya.

Koko juga satu-satunya yang diturunkan jabatannya dari redaksi ke bagian umum, kok bisaaaaaa....? ya bisalah, apalagi angkatan kami terkenal sebagai angkatan pemberontak, dikit dikit protes kalau ada hal yang gak berkenan.

Nah Koko ini sekali waktu kena jegal, karena sikap frontalnya sampai harus melempar penghapus ke papan tulis ketika sedang rapat, karena jengkel dengan ucapan salah satu atasannya (setelah sebelumnya juga ada tuduhan  yang konyol dan mengada-ada dari atasan lain).

Sialnya yang dilempar penghapus adalah pacar salah satu redaktur, tau dong reaksi mereka.

Sedih, jengkel, dan marah terhadap sikap mereka, hanya karena gak mau mengeluarkan uang pesangon karena harus memecat Koko (itu yang kami rasakan), Koko akhirnya diperbantukan di bagian umum, jadinya seperti main tahan-tahanan, kalau kuat bertahan, gak nyaman ya mengundurkan diri, sesimple dan sengehe itu. 

Kejadian ini yang bikin gw mbrebes mili kalau lagi sholat pas dia sudah meninggal, karena ratusan ucapan belasungkawa di sosmed semuanya mengenangnya sebagai orang yang lucu, menyenangkan, membuat suasana ceria, dan pintar. 

Bahkan suami gw, yang gw anggap bahasa Inggrisnya jago (padahal gak pernah pamer dan bicara ala ala cinca louraπŸ˜‹), menganggap Koko pintar sekali ketika menerjemahkan berita dari Inggris ke Indonesia, menjadi sebuah berita yang enak dibaca dan gak bikin kening berkerut (gak semua orang bisa itu) dan kebetulan Koko memang lulusan sastra Inggris. 

Bayangin semua orang menghargai, sayang, salut sama kerja kerasnya tapi ada satu kantor (the one and only) yang melepehkan dia sampai ke titik nadir. Kamu sudah buktikan Ko' kalau kamu lebih baik dari mereka.

Disaat lagi hancur-hancuran begitu, koko masih mau bantuin masalah gw, masalah percintaan remaja remaji yang gak jelas. 

Karena mantan pacar gw sebelum sama pop (dan mantan pacar ini juga sudah meninggal beberapa tahun yang lalu hadeeh sedih gini) susah dihubungi karena kita lagi berantem, koko dengan sukarela nganterin gw ke kantornya, padahal lokasinya jauh banget ... aaah mewek lagi jadinya.

Sekali waktu dia pernah bilang dengan suara lirih (waktu itu dia sudah pindah ke Tribun Kaltim, (yup akhirnya dia bisa bebas dari tempat itu) dan sedang main ke Jakarta, "Hance, gw selama di Jakarta belum pernah ke Dufan".

Ngakak dong ya dengan jeritan hatinya, langsung deh ngasih tau pop yang waktu itu statusnya masih pacar, kita aturlah dengan beberapa teman buat halan halan ke Dufan, senang lihat dia menikmati Dufan seperti anak kecil yang dapat sekantong coklat.
Epilog
Ada dua hal yang kita berdua sesali, yang pertama, kita tidak bisa memenuhi ajakan dia untuk jalan dan nginep bareng di Bandung, sebelum dia pindah tugas ke Solo bersama keluarganya, karena pop sudah ambil cuti untuk ke Bandung juga tapi untuk dua bulan ke depan setelah dia berangkat dan gak mungkin ambil cuti lagi karena cuti pop sudah habis.

Yang kedua, pop gak ngasih tahu gw kalau Koko dan Ivone, ngajak ketemu sehari sebelum dia berangkat ke Solo, dia hanya bilang gak bisa karena ada rapat sampai malam, coba kalau gw dikasih tau, gw sama Nayla langsung meluncur buat ketemu mereka walau tanpa pop.

Ah sudahlah yang penting kamu sudah gak sesak nafas dan cuci darah lagi ya Ko, baik baik di sana, bye Koko.
Tulisan ini tidak bermaksud memojokkan siapapun, hanya untuk melepaskan satu ganjalan di hati, dan gw bisa lebih paham kenapa selalu menangis mengingat semua ini, semoga bisa melupakan, seperti yang dibilang sahabat gw Ucu Agustin "Lupakan Hance, dan jangan terulang". Aamiin semoga. 

Sabtu, 03 Agustus 2019

Ketika Bencana, Takut dan Pasrah Sekatnya Tipiiiiis

Hi Mom...

Masih ingat gempa yang terjadi tanggal 2 Agustus 2019 lalu?, gempanya kuat banget, karena berkekuatan 7,4 SR plus berpotensi tsunami, nah kebetulan saat itu gw dan Nayla sedang asik ngobrol di kasur, gw sempat bilang "tempat tidur jangan digoyang goyang dong Nay".
Dia protes, iih gak digoyang kok, kebetulan kakinya memang setengah di lantai, tapi tiba tiba tempat tidur oleng ke kanan ke kiri, ketika lantai seperti bergelombang, gw langsung teriak gempa nay!!, ganti baju .. ganti baju.

Tau kan kalau lagi di rumah,  kostum kita kayak lagunya rapper Iwa K, ...Bebas...lepas...kutinggalkan saja beban di hatiku...😁😁 Untungnya perlengkapan lenong endebrai endebrei itu di depan mata semua, langsung ganti baju, ambil charger, power bank, kacamata, hape, dompet, laptop (kebetulan lagi ada di kasur semua) dan kunci mobil.

Begitu keluar pintu, ternyata di luar sudah ramai orang turun  lewat tangga darurat, mungkin alarm peringatan juga bunyi tapi gw gak dengar,  sayang baru sampai lantai 6 baru keinget, Seretide Diskus si obat astma gw ketinggalan.
Gw minta Nay tunggu di lantai 6 dulu (salah sih harusnya biarin aja dia bareng yang lainnya ke bawah) gw lari naik lagi ke lantai 7,  ambil obat sama jam tangan langsung kunci unit, lari lagi ke lantai 6 nyamperin Nay, trus lari turun ke lobby.
Pas sudah di bawah, baru ingat AC belum dimatikan, biarin deh yang penting sudah turun. Kita berdua baru naik setelah pop Doddy Rosadi pulang dan suasana sudah kondusif, sebagian besar tetangga sudah naik lagi, kali ini pakai lift.

Sempat baca di grup WA, letakkan sendok  dalam gelas biar kalau tidurnya kebo banget trus ada gempa lagi, sendoknya bunyi bunyi gitu, oo okeeyyy..., gw malah taro dua sendok, tapi ada yang usul di grup, taro aja selusin sendok di panci wkwkwkwk biar gedombrang gedombreng, kalau tidurnya ngebo pasti kebangun.

Setelah kejadian itu apakah kami jadi takut?, iyaaaalah, tapi pasrah aja deh, lagi duduk di taman bunga, dimana ada kupu kupu beterbangan  dan angin bertiup sepoi sepoi, kalau sudah ajal ya gak bisa menghindar.

Yang pasti perlengkapan lenong dan teman temannya harus mudah dijangkau, karena hanya ada waktu kurang dari 1-2 menit untuk berfikir dan keluar dari rumah, yang penting anak selamat, yang lain urusan nanti.

Selamat liburan akhir pekan, jangan lupa bahagia yaaaπŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—

Kamis, 01 Agustus 2019

Cerita Retjeh Nayla Part 1

Hi Mom...

Tulisan kali ini sih edisi dibuang sayang, biar dia ngikik kalau baca baca lagi ketika sudah dewasa nanti. 
Beberapa kali curcol sama emaknya, ada teman sekelas jadian,
M: kok tau?
N:  Iya lah ma kan ditembak
M: Mati dong?
N: Tau ah mama
#fixanakgwudahgedeπŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹

N: Nyebelin
M: kenapa
N:  Duduk di belakang Nayla trus ketahuan pegangan tangan pas istirahat
M: Kamu mau juga?
N: Tau ah mama...
#fixanakgwudahgede πŸ˜›πŸ˜›

N: Berat Nay turun ma
M: kok tau?
N:  Tadi nimbang di sekolah turun 5 kilo
Alhamdullilah
#fixanakgwkuyusan
#fixanakgwudahgede

N: Ada yg left dari grup WA ekskul fotografi ma
M: Kenapa?
N: Katanya, saya gak jadi kak, gak punya kamera, saya misqueen
M: lah kan gpp pk kamera hp, lagian banyak ekskul yg lain... Auto ngakak.

Abege ini sudah masuk di SMP yang dia mau, dekat rumah walaupun masuk non zonasi, pilihan lainnya ditolak sama emaknya, karena jauh😎😎
Masuk kelas unggulan pula, ini sih bonus aja, bonus karena rajin duha ahaaaaaiπŸ˜πŸ˜πŸ˜πŸ’šπŸ’›

Jumat, 07 Juni 2019

Rambut Sehat Dan Kuat, Pastinya Rambut MyLea

Hi Mom....

Pernah dengan tentang silikon (silicon) kan,  yang bentuknya padat, cair dan gel?. Selama ini saya tahunya silikon yang padat itu sebagai tambahan untuk yang mau membesarkan payudara, atau untuk memancungkan hidung, yang berhubungan dengan kecantikan deh.

Sedangkan yang bentuknya gel, dipercaya untuk perawatan bekas luka setelah operasi atau kecelakaan.

Ternyata nih silikon yang cair juga dipakai untuk perawatan rambut, seperti di shampoo, hair spa atau bahkan hairtonik. Fungsinya untuk melembutkan rambut, begini cara kerjanya, silikon melapisi rambut sehingga rambut menjadi lebih sehat, halus dan mengkilat.

Tapi ternyata oh ternyata bila digunakan dalam jangka panjang mengakibatkan ada tumpukan silikon di lapisan rambut, karena bahan ini kan memang gak larut dengan air, akibatnya mengganggu penyerapan nutrisi, rambut jadi gak sehat, rapuh dan mudah patah.

Ah mungkin ini sebabnya rambut jadi mudah patah, rapuh dan gak sehat karena  kelihatan suram, mungkin juga shampoo yang selama ini kita pakai mengandung silikon.

Nah dikala gundah gulana galau gak jelas gitu, saya dapat kirimin shampoo, hair mask dan hair tonic merk MyLea, yang bikin saya senang ada tulisan  besar silicone free, yaaaaay.
Karena ternyata nih tiga serangkai ini merupakan MyLea Hairceutical System yaitu rangkaian produk berdasarkan hairceutical atau medicated dan diformulasikan tanpa silikon atau silicon free.
Rangkaian Hairceutical System terdiri dari 3 step: Cleanse, Treatment, Rest. Melalui 3 step ini perawatan yang maksimal dan menyeluruh dapat dicapai untuk meyakinkan kulit kepala dan rambut akan terjaga untuk tetap sehat dan kuat.
Biar lebih mantab, produk perawatan rambut ini saya coba bersama suami dan Nayla, kebetulan dia sudah 12 tahun dan saya baca kandungannya aman. 

Dari hari pertama dicoba shampoo ini sudah menyenangkan, aromanya segar, kebetulan paket produk perawatan rambut untuk saya mengandung ekstrak bunga chamomile dan horsetail. 

Rambut yang dicuci dengan shampoo kelar dipijat dan dibilas, lanjut pakai  hair treatment, usap dan pijat secara merata ke batang rambut selama 5 menit, lebih juga boleh kok, habis itu bilas lagi sampai bersih.

Ketika rambut sudah setengah kering, kita bisa langsung pakai hair tonicnya. Suami saya paling suka pas bagian ini, seger banget katanya dingin di kepala. Jangan lupa di pijat pijat juga ya minimal 3 menit, biar diserap dengan cepat oleh rambut

Singkatnya setelah pemakaian teratur 4-5 kali terasa banget rambut lebih kuat, terutama rambut suami dan nayla yang tebal banget tapi mudah rontok, biasanya di bantal, di kasur sama di lantai bertebaran deh rambut mereka, sekarang rontoknya sudah sewajarnya rambut yang memang rontok tiap hari, padahal kita baru coba yang untuk rambut normal.

kayaknya kita bakalan pakai produk ini deh, tapi pingin nyoba yang mengandung ginseng untuk menguatkan rambut yang mudah rontok sama yang mengandung nutrisi ekstrak bunga Arnika dan Piroctone olamine, untuk yang mengalami masalah ketombe. 
Selain memakai produk perawatan rambut yang tepat, ada lagi  nih tips biar rambut kita sehat, selain jangan terlalu sering memakai pengering rambut dan mengurangi stress konsumsilah makanan yang mengandung vitamin B, C, E, biotin, dan zinc. 

Nutrisi yang satu ini baik lho untuk pertumbuhan rambut dan kuku. Makanya banyakin mengkonsumsi daging merah, kacang-kacangan, alpukat, bayam, ikan, keju, dan telur.

Terus belinya dimana? di supermarket besar dan ternama merk ini sudah banyak dijual, kalau mager beli online juga bisa seperti misalnya  di Jd.id, gogobli, century, dan watsons.

Selamat mencoba ya mom, siapa tahu rangkaian produk perawatan rambut MyLea cocok untuk keluarganya.

Kamis, 06 Juni 2019

Ada Berkah Ramadhan Saat Resto Libur

Hi Mom...
Berkah banget deh ketemu orang baik pas lebaran kedua. Habis nyekar Almarhum Bapak, rencananya kita mau nonton tapi karena jam nontonnya masih lama biar mami Hanna Hassan, omanya Nayla gak cape, maka mampirlah ramai ramai di kediaman kami di lantai 7.

Karena kepingin makan mie ayam dari kemarin, saya pesanlah untuk semua mie ayam yang ada disekitaran lokasi rumah. Selain ada promo dan masih ada dana yg lumayan di Grab (bukan pesan sponsor ya) saya pesan lewat itu, walaupun sering sebel karena mereka gak pernah mencantumkan kalau makanan habis atau tempatnya tutup.

Dan benar ketika hampir setengah jam pengemudi Grabnya chatt (kalau gak salah ingat namanya Michael) restonya masih tutup, langsung saya cancel sambil mikir mikir mau pesan lagi atau enggak.

Begitu pesan lagi yang ambil si mas ini lagi, setelah setengah jam dia telfon, ngasih tau restonya juga masih tutup, tapi dia bilang kalau ada tempat mie ayam enak yang sudah buka dekat lokasi rumah kita.

Beneran enak mie ayam yaminnya ternyata, pake banget dan porsinya buaaaanyak, ajaibnya 8 orang bisa menghabisnya sampai licin tandas, cuma saya sama mami yang gak habis mienya, begaah bor.

Untuk semua makanan lezat yang berhasil dia dapat, mas Michael ini bilang, harga mie hanya beda seribu rupiah lebih mahal dari harga mie sebelumnya (saya cuma harus ngasih cash 10 rb ke dia) dan  tetap dapat harga promo.

Ini baru namanya orang yang mencintai pekerjaan, apapun dia usahakan demi kepuasan pengguna layanan ini, semoga banyak rezeki ya mas
(no foto mie, telanjur tandas)

Rabu, 08 Mei 2019

Kado Terindah, Nayla Khatam Al-Quran

Hi Mom...
Pas ulang tahun kebanyakan kita pingin dapat hadiah biarpun sudah jadi emak emak, termasuk saya pastinya hi..hi...nah tahun ini saya dapat kado spesial dari Nayla selain dia bikin kartu ucapan dari kertas dan spidol, dia khatam Al-Quran sehari sebelum puasa.

Buat orang lain biasa mungkin anaknya khatam mengaji, buat saya ruuuaaaar biasa apalagi saya sendiri belum pernah khatam (aduuuh ibu macam apa sih ini). Saya mau cerita asal muasal kado dari Nayla ini aja yaaaa.
kartu ucapan ultah dari Nayla
Nayla sama papanya paling gak bisa atau lebih tepatnya gak pernah ngasih kejutan buat saya, alasannya takut saya gak suka sama sesuatu yang mereka kasih

Makanya saya kadang ngasih clue apa apa yang saya mau hi...hi... ujung ujungnya gak surprise pastinya, karena saya yang milih kadonya.

Tahun ini juga sama sih saya juga ngasih clue apa apa yang saya idam idamkan, hingga tiba tiba Nayla bilang, "Nayla kasih kado apa dong, kan gak punya uang".

Saya spontan langsung bilang, "Kamu khatam Al-Quran itu kado buat mama", eh dia langsung bilang "okeeee, tapi keburu gak mom?" katanya ragu ragu.

Sudah 4 bulan lebih dia gak ngaji lagi di TPA, karena sudah kelelahan dengan jadwal les dan try out menjelang ujian nasional untuk kelulusan dia di sekolah dasar.

Setiap minggu ada try out, ujian praktek dan les, sampai rumah habis maghrib (sholat di tempat les). Bayangin untuk anak sekecil ini, jadwal ketat seperti ini pasti berat, karena berdasarkan aturan pemerintah, semua harus kelar sebelum puasa.

Jadilah ngajinya hanya sama suami saya, itu juga banyak bolosnya karena kadang suami saya gak sempat. Tapi begitu tahu saya mau kado utamanya itu, suami saya juga semangat, Insya Allah bisa katanya.

Tapi tinggal 4 hari saya mau ulang tahun (8 Mei), dia belum khatam juga, hingga akhirnya minggu sore  5 Mei 2019, (malamnya sudah mulai teraweh puasa pertama), Suami saya ngajak Nayla ngaji.
Duo kembar kesayangan
Seperti biasa Nayla minta toleransi, sedikit aja yaaaaa, terus saya bilang, kapan khatamnya kalau sedikit😁. Suami saya yang ngasih semangat, "tenang aja mom pasti kelar".

Dan bener loh, sebelum maghrib Nayla khatam mengaji Al-Quran, saya senang bahagia campur aduk deh, saya bilang ke Nayla, "Makasih ya ini kado terindah dan terbaik dari Pop sama Nayla, besok mom bikinin bubur merah putih ya".
Pas hari H gak dapat kado lagi? masih dapat dong ya, selain dapat cake ulang tahun, pop juga sengaja cuti buat ngajak kita buka puasa di luar, plus dapat dompet cantik dari Laras, keponakan yang sejak tahun lalu sudah mulai bekerja, makasih ya.
Buka puasanya berkesan banget selain makananya enak, pop juga ngasih surprise kalau dia mau pindah kantor, mencoba hal baru di tempat baru, Nayla sampai bilang, "Pop sengaja ya bilang pas mama ulang tahun". 

Ternyata bukan sengaja tapi informasi itu juga baru dia dapat pas tanggal 8 Mei pagi yo weesss semoga berkah buat semuanya ya pop.
Semoga berkah dan kebahagiaan juga diberikan buat yang mau meluangkan waktunya mampir di blog ini, makasih yaπŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’πŸ’™.

Yaaaaay Nayla Kelas 7 Nih

Hi Mom... Lagi bahagia dan berbunga bunga nih, soalnya Nayla (kalau di sekolah dipanggilnya Alanis, sesuai nama depannya,  karena ada be...