Kamis, 01 Desember 2022

Si Bungsu Nia Ramadhani di Keluarga Besar Bakrie

 Hi Mom…

Mau nanya nih hubungan kamu dengan mertua gimana? akrab atau biasa-biasa saja?. Kalau gw sih ada ditengah-tengah itu soalnya Mama mertua (Papa mertua sudah wafat Ketika kita menikah) gak kayak almarhumah mami yang rame dan suka banget nyanyi.

Tapi Mama mertua gw ini (selanjutnya gw panggil mama aja ya) mendadak jadi bawel dan ceriwis kalau diajak bicara. Dia bisa gak berhenti buat cerita, apa aja diobrolin dan biasanya kita ngobrol di karpet lebar di ruang tamu sambil tiduran.

Karena Mama paling suka tiduran disitu pakai bantal-bantal besar sambil nonton siaran gossip atau berita di televisi. Kita bisa ngobrol berjam-jam sambil makan atau nyemil bahkan kadang ketiduran.

"Nia Ramadhani Bakrie 1.jpeg"

Nah ini juga yang dilakukan Nia Ramadhani sama mertuanya.  Kadang nih dia tidur-tiduran di Kasur mertuanya yang buesaaar banget, bahkan pernah rame-rame dengan suaminya juga tidur di sana.

"Nia Ramadhani Bakrie 2.jpeg"

Eh kok tiba-tiba ngomongin Nia Ramadhani? jadi tulisan blog kali ini masih pingin bahas sedikit tentang gimana sih kehidupan Nia di keluarga konglomerat itu yang sedikit banyak dia masukin juga di buku novelnya yang sudah soft launching dan kick off pre order mulai tanggal 28 November 2022 lalu.

Berikut tulisan tentang Nia Ramadhani di blog sebelumnya Pelari Marathon itu Bernama Nia Ramadhani  dan Nia Ramadhani Gak Menyesal jadi Tulang Punggung Keluarga

Nia yang polos dan lugu

Saat berkenalan dengan Ardi Bakrie, Nia sudah menjadi selebritis terkenal dengan bayaran mahal. Tapi gak mungkin juga dia hambur-hamburkan buat hal-hal yang gak penting atau mewah karena dia masih jadi tulang punggung keluarganya.

Makanya Ketika pertama kali diajak makan di restaurant mewah, dia terbengong-bengong karena ngeliat sendok makan dengan berbagai ukuran di samping piringnya.

Untungnya mereka ngasih tahu fungsi masing-masing sendok tersebut. Kalau gw sih simple aja kalau di rumah karena cuma ada 3 macam sendok makan, sendok sup sama sendok buat makan ice cream.

Paling kalau diajak makan di restaurant yang penuh dengan tata cara makan, ya tinggal gugling aja sebelum jalan hi…hi…

Itu baru urusan makan, urusan naik jet pribadi juga ada akwark momentnya. Kali ini mama mertua yang ngajarin bagaimana memutar kursi di pesawat jet tersebut, maklumin aja dong gw juga pasti begitulah kan gak semua orang kaleee bisa naik pesawat jet pribadi yakan.

Support dari Papa mertua

Tapi yang paling bikin terharu biru adalah Ketika Nia terjatuh dalam jeratan narkoba bersama suaminya Ardi Bakrie, mertuanya memberikan reaksi yang tidak mereka duga (Nia khususnya).

Jadi saat mereka berdua di rehabilitasi, ayah dan papa mertua tercinta Aburizal Bakrie yang biasa di sapa Ical ini menemui mereka berdua di sana.

Kebayang dong Nia dan Ardi pasti ketakutan karena gak tau sebesar apa kemarahan sang ayah. Tapi diluar dugaan konglomerat terkenal ini malah merangkul mereka berdua dan memberikan kalimat-kalimat yang bikin mereka tenang.

“Kalau ada seseorang yang bilang hidupnya sempurna, dan tidak berbuat salah, itu sangat jauh dari kebenaran. Setiap orang pasti punya masalah, bahkan orang yang benar-benar bahagia, mereka masih tetap memiliki masalah”.

“Kalian sama sekali gak bikin Papa malu. Papa akan selalu ada buat kalian” kata sang Ayah kepada anak dan menantunya ini. Terharu banget gak sih, memang harus beginikan sikap orang tua yang melihat anaknya jatuh.

Harus dirangkul, di support oleh semua keluarga bukan malah dijauhi dan dihakimi seolah-olah ini memang mau mereka.

Setiap orang pasti melakukan kesalahan, macam-macam bentuknya, ga ada orang yang benar-benar suci. Makanya ketika Nia Ramadhani Soft Launching buku novelnya semua keluarga Nia, suami dan Mertuanya hadir mensupport dirinya.

"Nia Ramadhani Bakrie 3.jpeg"

Mertua Nia kayaknya gak memandang status di atas segalanya, buktinya mereka bisa menerima Nia yang bukan dari kalangan atas. Kalau gw lihat Nia ini juga anak baik pastilah bisa mengambil hati mertuanya yang dia anggap juga sebagai orang tuanya.

Memang Almarhum ayahnya Nia Ramadhani  beberapa tahun terakhir sebelum wafat berkecimpung di dunia politik dan bisa menduduki jabatan penting.

Tapi gak bisa dipungkiri selain orang tuanya sudah bercerai dan ayahnya sudah punya keluarga baru, Nia yang menghidupi ibu dan kakaknya sejak dia masih kecil.

Komunikasi jadi lebih lancar

Hikmah paling besar dari kejadian kemarin, mereka berdua bisa lebih terbuka untuk bercerita apa saja kepada pasangannya.

"Nia Ramadhani Bakrie 4.jpeg"

Selama ini kalau mau curhat  ke suaminya Nia selalu pikir panjang kali lebar, dia takut bakalan nambahin pikiran suaminya yang sudah sibuk dengan urusan perusahaannya.

Begitu juga sebaliknya, Ardi takut pandangan Nia terhadap dirinya berubah kalau dia cerita tentang kegagalannya misalnya.

Untunglah kita di rumah (gw, suami dan Nayla) bebas mau cerita apa saja, walaupun tetap nih lihat sikon ketika mau cerita. Karena prinsip gw hanya suami atau istri yang bisa menyimpan dengan aman curhatan tentang apapun tanpa takut bakalan disebar di luar (ini berlaku buat kita ya).

Rasanya plong kalau sudah cerita bahkan untuk curhat remeh temeh sekalipun. Mudah-mudahan yang baca blog ini dan sudah berkeluarga juga memiliki hubungan yang terbuka dengan pasangannya, Aamiin.

Makasih ya sudah mampir di blog ini jangan lupa beli novelnya Nia Ramadhani “Cerita Ade”, masa kalian gak pinisirin karena banyak cerita di novel ini yang belum pernah di publish dimanapun.

Tetap jalankan protokol kesehatan, pakai masker dan jaga jarak Pandemi belum berakhir. Bikin hidup lebih bahagia juga penting ya bubyeee.

"Nia Ramadhani Bakrie 5.jpeg"

Jumat, 18 November 2022

Nia Ramadhani Gak Menyesal Jadi Tulang Punggung Keluarga

 Hi Mom…

Seperti janji gw  sebelumnya untuk menuliskan beberapa bagian dari buku “Cerita Ade” yang ditulis Nia Ramadhani bareng penulis kondang Pidi Baiq.

Di blog pertama gw tulis Nia Ramadhani Bangkit Kembali Setelah Rehabilitasi yang intinya sejak dia dan suaminya Ardi Bakrie keluar dari rehabilitasi selama 8 bulan, Nia bertekad kuat untuk hidup lebih sehat dan lebih baik.

Hasilnya bisa dilihat beberapa lomba marathon yang berhasil dia ikuti karena tekadnya yang kuat untuk berlatih tiap hari (bahkan tiap pagi bayangin).

Nah soal tekad kuat Nia Ramadhani dari dia kecil ini yang pingin gw ulas sedikit di blog ini.

"Nia Ramadhani 1.jpeg"
Kisah Perjuangan Nia Ramadhani from Zero to Hero

Masa Kecil Nia Ramadhani

Gak ada yang tahu termasuk gw, kalau Nia bukan dari keluarga yang berada. Bahkan keluarganya juga broken home, saat umurnya 4 tahun orangtuanya bercerai setelah melalui pertengkaran hampir tiap hari.

Gak asiklah situasi kayak gitu buat anak kecil tapi mau gak mau harus dia hadapi. Saat itu ekonomi dirumahnya juga gak bagus, bahkan masuk kategori kekurangan.

Makanya ibunya mulai mengajak Nia untuk mulai casting kemana-mana apalagi Nia memiliki paras bule yang disukai penonton sinetron di Indonesia dari dulu.

Hampir tiap hari turun naik kendaraan umum dia lakoni bersama ibunya untuk menuju tempat casting.

Perjalanan & perjuangan karier di industri hiburan televisi

Ternyata gak semudah itu untuk mendapatkan mendapatkan sebuah pekerjaan untuk anak kecil yang  belum bisa apa-apa.

Bahkan pada salah satu wawancara dengan Vidi Aldiano, dia mengaku bingung kenapa dipilih untuk jadi salah satu penari latar cilik untuk trio kwek-kwek. Karena dia selalu salah terus narinya di video klip itu.

"Nia Ramadhani 2.jpeg"

Eh tapi waktu gw lihat klipnya, (Nia pakai baju kaos warna hijau) anak yang lain juga sesekali salah gerak dan itu lucu gemesin karena anak anak ini kan masih kecil-kecil, malah aneh kalau gerakannya sama semua.

Mungkin waktu itu Nia belum percaya diri, namanya juga masih anak kecil ya kan. Peran-peran kecil juga dia lakoni, pasti masih pada ingat sinetron Saras 008 (dulu terkenal banget sinetron ini) nah Nia jadi pemain figuran sebagai teman dari salah satu tokoh disitu.

Capek sudah pasti karena diusianya yang masih kecil banget harusnya kan dia bermain dengan teman sebayanya tapi malah harus kerja. Bayangin saja malam  cari uang padahal paginya harus tetap berangkat sekolah.

Waktunya habis untuk bekerja demi keluarga, makanya gak bisa sekolah tinggi-tinggi. Bagaimanapun Nia masih merasa beruntung bisa lulus SMA.

Akhirnya…

Setelah bermain hanya numpang lewat di beberapa sinetron, nasib baik datang juga. Dia dapat peran antagonis sekaligus pemeran utama di sinetron Bawang Merah Bawang Putih.

Karirnya melesat bahkan pada tahun 2004 Nia bisa beli rumah loh, padahal umurnya baru 14 tahun. Kebayang deh bahagianya bisa membahagiakan ibunya yang selama ini bersusah payah membesarkan anak-anaknya sendiri.

Sejak saat itu Nia beberapa kali masuk nominasi dan penghargaan, bisa dibilang sudah masuk jajaran artis papan atas.

"Daftar Penghargaan Nia Ramadhani.jpeg"
Gak hanya jadi bintang sinetron, dia juga jadi bintang iklan hingga main film layar lebar. Saat dia terkenal itulah ketemu sama Ardi Bakrie yang kemudian jadi suaminya saat ini.

Narkoba…

Kalau untuk urusan narkoba, barang haram ini sebetulnya sudah ada sejak Nia masih remaja. Untungnya dia gak tergoda apalagi saat itu masih merintis karir.

Tapi Ketika akhirnya Nia masuk juga ke lingkaran itu bahkan suamipun ikut juga terciduk karena memakai narkoba, banyak yang gak menyangka.

Ngapain sih apalagi yang dia cari, hidup juga bergelimang harta maklum suaminya Ardi Bakrie putra pengusaha terkenal yang juga seorang pengusaha sukses. 

Sudah gitu Nia juga punya 3 orang anak yang tsakep dan sehat-sehat, rasanya gak ada alasan deh buat lari ke barang haram itu.

Tapi kita ternyata gak bisa pukul rata tingkat bahagia dan tingkat stress yang bisa dirasakan seseorang.

Kehilangan ayah yang baru 4 tahun belakangan ini bisa ketemu dan dekat lagi dengan dirinya, ternyata jadi beban berat yang gak bisa dia tanggung.

Namun, siapa sangka, peristiwa itu menjadi titik balik bagi Nia untuk menyembuhkan luka batin masa kecilnya. Sehingga mampu bangkit dan menjadi diri yang lebih baik dari sebelumnya.

Makanya dia merasa perlu banget membukukan coretan-coretan yang dia tulis selama masa rehabilitasi. Karena dia merasa hikmah kejadian yang dia alami terlalu besar, jadi sayang banget kalau hanya dia simpan sendiri.

"Nia Ramadhani 3.jpeg"
Jadi gak sabar kan nungguin bukunya terbit, kepingin tahu Nia Ramadhani yang dulu dan Nia yang sekarang.  

Makasih loh buat yang sudah mampir di blog ini, jangan lupa masih ada satu ulasan lagi dari buku terbaru Nia Ramadhani yang bakal gw ceritain sedikit di blog berikutnya.

Tetap pakai masker kalau keluar rumah, lakukan protokol Kesehatan dan jaga jarak, lakukan dengan bahagia. Bubyeeee….

"Nia Ramadhani 4.jpeg

Kamis, 03 November 2022

Pelari Marathon itu Bernama Nia Ramadhani

Hi Mom...

Sudah di bulan November nih, aroma-aroma liburan sudah mulai terasa, gimana enggak pasti sudah banyak yang booking tempat staycation liburan sekolah di bulan Desember nanti. 

Bahkan sudah banyak yang mulai curi start liburan sekarang ketimbang harus dapat harga mahal untuk tiket akomodasi dan penginapan karena barengan dengan liburan sekolah, Natal dan tahun baru.

Kepingin ikutan curi start tapi Nayla dan suami lagi sibuk-sibuknya sekolah sama kerja, ya udah deh gw mau ngereview sedikit nih buku novel Nia Ramadhani yang dia kasih judul "Cerita Ade". 

"Nia Ramadhani 1.jpeg"
O iya pasti tahu dong siapa Nia, gw yang gak suka nonton gosip aja (bohong banget ini wkwkwkwk) tahu kok siapa dia.

Apalagi Nia dan suaminya seorang pengusaha terkenal Ardi Bakrie pernah ditangkap terkait penyalahgunaan narkoba di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada bulan Juli 2021.

Alih-alih dipenjara setelah naik banding mereka terbebas dari hukuman satu tahun penjara sebagai gantinya, mereka harus menjalani rehabilitasi selama delapan bulan.

Jadi di bulan Maret 2022 lalu mereka berdua sudah selesai rehabilitasi dan kembali ke rumah. Tapi gw gak mau cerita sebelum dan saat Nia kena kasus, karena berita kumplitnya bertebaran di media online.

Seperti yang gw bilang sebelumnya kalau Nia lagi bikin novel yang judulnya "Cerita Ade" bareng Pidi Baiq. Insya Allah Soft Launching, 28 November 2022 dan Grand Launching di 10 Desember 2022.

"Nia Ramadhani 2.jpeg"
Nah gw tuh pingin review novel ini secara singkat dan ringan cuma kayaknya  jadi beberapa tulisan blog aja deh. Karena ada beberapa poin menarik yang kayaknya bisa menginspirasi orang.

Nia Ramadhani

πŸ’›πŸ’›πŸ’›πŸ’›πŸ’›

Gw sebetulnya pertamakali kagum sama ibu muda beranak tiga ini, saat infotaintmen menayangkan potongan video Nia sedang menasehati anak perempuannya Mikhayla.

"Nia Ramadhani 3.jpeg"
Kok ya dia yang lebih muda dari gw ini bisa berbicara lemah lembut tutur katanya. Terus kalimatnya itu loh dewasa dan bijaksana banget, gw lupa gimana tepatnya yang jelas dia nasehati anaknya untuk menghormati orang yang lebih tua.

Selain itu Mikhayla juga harus sopan santun dan gak boleh sombong, begitu kurang lebih kalimatnya. Gak nyangka nasehat ini keluar dari mulut Nia.

Biasalah orang kadang menilai dari tampilan luar dan tampilan luar Nia yang bule inikan glamour. Apalagi sejak menikah dengan Ardi Bakrie yang dia tampilkan di sosial media selalu happy dan kayak dongeng putri raja yang hidup di istana megah.

Gak taunya dia humble, lugu tapi bisa menasehati anaknya dengan baik. Kalau akhirnya dia kemudian tersandung masalah memakai Narkoba  bersama suaminya pasti ada hal kuat yang jadi penyebabnya.

Gw sempat gak ngikutin kabar terbarunya setelah dia dan suami selesai di rehabilitasi 29 Maret 2022. Tahu-tahu lewat di timeline sosial media  gw kalau Nia ikut Onepride Fun Run 5K, 16 Juli 2022.

"Nia Ramadhani 4.jpeg"
Dapat medali dong karena dia selesai sampai finish, wuidiiiih 5 kilo lumayan berat loh untuk pemula. Ternyata Nia jadi gemar olahraga, apalagi waktu di rehabilitasi dia dan suami punya banyak waktu untuk olahraga misalnya.

Nah pas sudah bebas dan kembali ke rumah, Kegiatan olahraga tetap rutin mereka lakukan setiap hari. Bahkan golf dan tenis juga jadi hobi yang setiap pekan dia jalankan bersama sang suami dan kerabat. 

"Nia Ramadhani 5.jpeg"
Tapi Nia kayaknya punya obsesi yang dia masukkan ke dalam bucket listnya yaitu olahraga lari,  gak tanggung-tanggung lomba lari marathon yang dia incer.

Hampir setiap hari dia berlatih lari di Gelora Bung Karno, Senayan. Pastilah bawa supporter sejatinya, suami tercinta dan kadang juga ditemani sama ke-tiga anaknya.

"Nia Ramadhani 6.jpeg"
"Nia Ramadhani 7.jpeg"
Gw ngerasain banget bedanya olahraga sendiri sama olahraga ditemenin suami atau anak. Biasanya sih olahraga ringan kayak jalan kaki setiap pagi setelah anter Nayla ke sekolah.

Kalau sendiri cuma bisa seribu langkah, tapi kalau bareng suami dan Nayla bisa 5 ribu langkah lebih. Lebih semangat aja, apalagi bisa sambil ngobrol hal-hal kecil yang terlewat karena mereka sibuk sekolah dan kerja.

Kebayangkan saat Nia di support keluarga besarnya, untuk menjadi pribadi yang lebih baik energinya jadi berlimpah ruah. Tubuhnya lebih bugar dan fresh bahkan lebih baik dari sebelum di rehabilitasi deh.

Gak herankan dia bisa ikut beberapa lomba lari lagi dan semuanya sampai finish.

  • 16 Juli 2022 - Onepride Fun Run 5K
  • 18 September 2022 - Jelajah Timur Run For Equality
  • 16 Oktober 2022 - Jakarta Marathon 22, Half Marathon (HM) 21K
Tuh apa gak kece banget apa yang sudah Nia lakukan. Dia dan suami pernah tersandung masalah tapi keluarga besar tetap mendukung mereka dengan penuh cinta. 

Dia juga bertekad kuat untuk mengubah imagenya yang sempat jatuh, Sekarang rasanya Nia Ramadhani sudah siap kembali dengan pribadi yang lebih baik.

Cerita Ade
πŸ’—πŸ’—πŸ’—
Sempat bertanya-tanya kemarin kok bikin novel judulnya Cerita Ade, kenapa bukan Cerita Nia misalnya. Tapi Nia ini ternyata anak paling bungsu di rumah, yang biasanya kayak kita di rumah dipanggilnya Ade. 

Jadi ketika menikah Almarhum ayah dan ibundanya masing-masing sudah membawa anak. Tiga anak lelaki dari ayah dan satu anak perempuan dari ibu, lalu dari pernikahan mereka lahirlah Prianti Nur Ramadhani yang lebih dikenal dengan Nia Ramadhani.

Yang Jatuh dan Bangkit dari Jerat Narkoba
πŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’šπŸ’š
Selain Nia Ramadhani masih banyak publik figur yang juga tersandung masalah narkoba. Sayangnya nih para pengguna narkoba ini kalau gak kuat-kuat mental sudah pasti hancur karena dianggap sebagai perilaku kriminal padahal mereka ini korban.

Tapi gak sedikit dari mereka yang berhasil bangkit dari keterpurukan. Bahkan bisa sukses juga membangun dan menata ulang kariernya, Misalnya dua orang publik figur di bawah ini:

1. Raffi Ahmad 
Raffi ditangkap BNN pada 2013. Dia diciduk di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada 27 Januari 2013 sekitar pukul 05.00 WIB.

Raffi Ahmad pun menjalani rehabilitasi di Unit Pelaksana Teknis Terapi dan Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

Itu kejadian sebelum dia menikah, tapi setelah menikah dan punya dua orang anak karirnya melesat. Gak tanggung-tanggung sekarang dia punya klub bola sendiri.

2. Ari Lasso
Sempat sedih saat penyanyi idola dikeluarkan dari grup Dewa 19 gara-gara narkoba. Tapi setelah kelar di rehab Ari Lasso kerjasama dong dengan Melly Goeslaw buat nyanyi bareng, habis itu pintu sukses terbuka lebar buatnya.

Jadi terbukti ya kesalahan di masa lalu, gak akan bikin kita terpuruk. Asalkan punya tekad kuat, dukungan dari keluarga dan lingkungan yang baik.

Makasih ya buat yang sudah mampir di blog ini, jangan lupa nanti ada beberapa lanjutan tulisan tentang "Cerita Ade" di blog berikutnya. Tetap jalankan protokol kesehatan dengan bahagia ya bubyeeee.

Senin, 17 Oktober 2022

Kisah Cardigan Putih & Thrifting

Hi Mom...

Curcol timeeeeee..... sekarang ini setiap akhir pekan atau tanggal merah sudah susah buat ngajak Nayla jalan. Karena kebetulan sabtu ada les dan kadang sudah punya jadwal sendiri buat jalan sama sahabat-sahabatnya.

Paling kita kebagian buat jemput dia pulang, itu juga setelah kita menawarkan diri. Jadi kalau akhir pekan bisa jalan sama Nayla sudah anugrah banget deh.

Seperti dua minggu (tanggal 8 Oktober 2022) lalu ketika ada tanggal merah di hari Sabtu, sudah kebayang dong mau ngajak anak ini jalan apalagi beberapa hari kemudian dia ulang tahun.

Gak taunya Nayla sudah punya rencana, mau thrifting di Pasar Senen, alias belanja baju bekas di sana. Kaget dong gw hadeeeeh ini ide siapa sih, dia pernah beberapa kali ke Atrium Senen tapi ya sama kita orang tuanya.

Gw juga pernah ke belanja baju bekas di sana sebelum menikah,  bareng Ita dan Ega sahabat gw zaman kuliah. Buat gw sih biasa aja, walaupun saat itu uang jajan gw gak banyak buat belanja baju baju kece tapi gak tertarik juga buat balik lagi ke sana.

Mungkin dibenak gw itu baju bekas dari orang yang gak gw kenal, beda banget kalau itu lungsuran dari kakak gw atau  orang yang gw kenal. Apalagi saat ini masih pandemikan, masih maskeran dan gak boleh pakai barang orang lain masa iya mau beli baju bekas.

Yang bikin sebel suami gw tersayang pakai cerita kalau adiknya (tantenya Nayla) dulu pas masih kuliah hobi ke Senen juga. Waktu itu katanya mama mertua gw walaupun marah dan gak suka tetap nyuciin baju-baju bekas itu yang sudah dia rendam berkali-kali dengan air panas.

Nah kan Nayla kayak dapat angin segar yekan, lagipula anak yang beranjak remaja ini gak bisa main larang-larang aja semua harus ada alasan yang jelas dan masuk akal.

Akhirnya kita berdua memutuskan untuk tetap membolehkan Nayla pergi sama sahabat-sahabat ke Senen, tetap pakai protokol kesehatan ketatlah apalagi ke tempat baju bekas biarpun sudah di cuci tapi kan who knows.

Selain itu gw juga bilang hati-hati ya banyak copet di sana, bukan nakut-nakutin suami gw aja pas dia SMA pernah diambil jam tangannya di sana. Jadi daerah itu mau dibagusin kayak apa, master copetnya ya masih banyak dan ngumpul di sana dramatis bangetlah nasehat gw itu.

Karena anak ini demen banget merempongkan dirinya, sudah bawa tas atau ransel tapi jaket atau cardigan lebih suka ditenteng kalau gak dipakai, sementara tangan satunya pegang hape.

Thrifting day....

Karena mereka berencana naik TransJakarta, Nayla yang hari itu bawa cardigan warna putihnya minta diantar ke halte busway Kampung Sumur yang dekat rumah karena janjian dengan Ela salah satu sahabatnya.

"Nayla dan cardigan putihnya 1.jpeg"
"Halte busway Kampung Sumur.jpeg"

Sebelum dia turun gw ngasih pesan sponsor sekali lagi, hati-hati dompet sama hape ya jangan sampai kena copet bla...bla... Nayla cuma jawab singkat iyaaa mama kan mama sudah bilang.

Saat itu gw sempat bikin video Nayla turun tangga menuju halte bareng Ela sambil nenteng cardigan putih dia seperti biasa. Siapa sangka itu foto cardigan putih Nayla terakhir.

"Nayla dan cardigan putihnya 2.jpeg"
Kita ngikutin sampai Nayla naik TransJakarta, kalau gak gw larang suami gw kepingin ngikutin Transjakarta dari belakang ha...ha....

Wa yang mengejutkan

Sampai rumah gw nge-charge hape dengan matiin wifi, karena hape suami gw tetap on. Nah pas adzan Dhuhur gw iseng cek grup keluarga yang isinya cuma kita bertiga ternyataaaaa......

Nayla wa kalau cardigannya ada yang copet padahal dia cuma berpaling sebentar benerin isi tasnya. Dia bete mau pulang aja, padahal teman-temanya ngajak makan siang.

"WA Nayla 1.jpeg"
Sambil bangunin suami, gw berusaha menenangkan Nayla dengan bilang yang penting Naylanya gpp, barang hilang bisa diganti. Gw saranin sebaiknya dia makan dulu baru nanti pulang, suami gw bahkan bilang mau jemput dia.

"WA Nayla 2.jpeg"
Cuma anak ini kalau sudah bad mood gak bisa dibujuk, pingin langsung pulang. Dia minta dijemput di halte yang terdekat dari rumah aja katanya, karena kalau nunggu papanya jemput di Senen kelamaan padahal dia sudah males disitu.

Gak tega bayangin dia jalan sendiri ke halte TransJakarta, selama ini kan sejak dua bulan terakhir kalau dia lagi kepingin naik Transjakarta dari sekolah ke rumah yang cuma 8 menit biasanya ramai-ramai sama temannya.

Gw cuma berpesan hati-hati, pop habis sholat langsung jalan jemput dia. Sejak pop jalan buat jemput Nayla, gw pantau dari WA grup ada satu WA Nayla yang bikin gw ketawa sekaligus deg-degan.

"WA Nayla 3.jpeg"
Akhirnya gw baru lega setelah pop kirim foto sudah berdua Nayla dan sedang dalam perjalanan pulang. Ya Allah anak ini sudah dewasa, sudah berani pulang sendiri dari tempat yang jauh.

"Nayla & Pop.jpeg"
Ini memang bukan kehilangan pertama buat dia,  tahun 2019 Nayla Kehilangan Hape di Malaysia Insya Allah dia survive dan flexible nantinya kayak kita kalau menghadapi masalah walaupun pakai acara bete segala.

Bahkan masih bete sampai memilih untuk tidur siang aja, padahal kita mau ngajak jalan loh biar dia terhibur. Untungnya pas sore dia bilang mau ikut kita ke angkringan punya temannya yaaaay moodnya sudah baikan.

Gw bilang lain kali boleh kok kalau mau coba thrifting lagi tapi dua tangan harus bebas dari tenteng menenteng kalau lagi pilih barang. Yang gak perlu masukin aja di tas, jangan lupa sambil di cek siapa tahu ada cardigan dia digantung hi...hi....

Makasih ya buat yang sudah mampir di blog ini, jangan lupa pakai masker kalau keluar rumah. Seperti biasa selalu bahagia apapun yang terjadi bubyeeeee....

Rabu, 12 Oktober 2022

Ultah Nayla ke-16 Tahun, Penuh Berkah Ya Nak

Hi Mom...

Ulang tahun kan indentik dengan cake ya, tapi berhubung kita semua lagi mau ngurangin yang manis-manis kayaknya ultah Nayla ke-16 kali ini cakenya harus diganti yang lain.

"Nayla Ultah ke-16a.jpeg"
Apalagi cake Meranti, Napoleon sama bika ambon oleh-oleh suami dari Medan belum habis juga sampai sekarang. Karena Nayla suka banget sama sushi kayaknya pingin tiup lilinnya di atas sushi aja.

Karena kantor pop di Blok M mal dia usul buat beli shusi yang ada di mal itu aja, sayangnya hanya ada satu pilihan "Ichiban sushi". Ya gpp anak ini  doyan juga.

Sushi beres, lilin angka 16 juga sudah ada. Praktis kita gak menyiapkan kejutan yang heboh ala gw πŸ’‹ gak ada juga acara staycation di luar kota, karena tahun ini sudah full sekolah dan les.

Bahkan kado spesial sudah kita kasih 1-2 minggu sebelum ultah. Jelang mau sholat Shubuh anak ini dengan muka lempeng tanpa senyum maklum nyawa belum ngumpul disuruh foto sama sushinya wkwkwkwk.

"Nayla Ultah ke-16b.jpeg"
"Nayla Ultah ke-16c.jpeg"
Traktir makan sahabat-sahabat barunya 

Tetap dong ada tambahan hadiah dari pop, dia boleh teraktir sahabat-sahabat dekatnya makan di luar selesai pulang sekolah.

Jadi ingat masa-masa senangnya jadi remaja yang mulai belajar untuk pergi tanpa kawalan orang tua, walau hanya sebentar.

Cuma sebagai orang tua gw tetap aja was-was, setiap saat WA buat ngecek mereka mau makan di mana. Gak taunya teman-temannya kepingin nyushi di Ichiban sushi yang ada di mal itu.

Lucu banget gak sih jadinya Nayla seharian makan Ichiban sushi dari sarapan, bawa bekal ke sekolah terus lanjut makan sore😍.

Sayangnya ketika Adzan Magrib mereka belum ada tanda-tanda mau pulang, gw gelisah dong. Kayaknya gimana gitu anak bayi yang beranjak remaja di mal sampai menjelang malam tanpa orang tua.

Gak lama kemudian malah turun hujan, fix selain sudah malam juga anak ini harus di jemput. Masih belum berani melepas Nayla naik ojol atau mobil online kalau malam hari.

Singkat cerita hari itu Nayla lelah tapi bahagia bisa ngerayain bareng sahabat-sahabat barunya di sekolah. Dia juga senang papanya jemput di mal.

"Nayla Ultah ke-16d.jpeg"
"Nayla Ultah ke-16e.jpeg"
"Nayla Ultah ke-16f.jpeg"
Nayla kamu selamanya jadi baby kita walau sudah mulai beranjak dewasa, sudah 16 tahun hari ini. Sehat-sehat, tambah pintar, tambah sabar, semoga impian dan cita-cita jadi seperti Theodore Boone Kid Lawyer tokoh fiksinya John Grisham tercapai ya nak.

Yang paling penting bisa sholat tepat waktu dan jadi anak baik sayangπŸ’“. Makasih buat yang sudah mampir di blog ini, tetap jalankan protokol kesehatan tapi jangan lupa untuk bahagia ya bubyeee.

Selasa, 11 Oktober 2022

Liburan Seru Bersama Teman Hidup Traveloka

Hi Mom...

Semoga semua dalam keadaan baik ya, sehat-sehat maklum sekarang ini kan semua orang sudah bebas ke mana-mana, termasuk sekolah dan bekerja.

"#TemanHidup - ku Tersayang.jpeg"
Bahkan Nayla yang sudah dua tahun gak terpapar Covid akhirnya tumbang juga. Tumbangnya setelah 2 bulan sekolah, ini yang kita khawatirkan ketika semua sudah dilakukan secara offline.

Tentunya dia gak sendirian,  selain di kelasnya ada beberapa anak dari kelas lain serta guru di sekolahnya positif Covid. Mau gak mau mereka isoman dan kembali belajar online dari rumah selama dua minggu hingga hasil swabnya negatif.

Apakah sejak itu dia trauma? Pastinya enggak juga karena gak ada pilihan, sekolah saat ini hanya memberlakukan sekolah online saat mereka isoman saja.

Kayaknya nih kita semua harus mulai beradaptasi, untuk mulai hidup berdampingan dengan Covid hingga obatnya ditemukan. Maka dibulatkanlah tekad untuk ambil les juga sepulang sekolah, karena ada beberapa pelajaran yang harus dapat ekstra perhatian. Maklum sudah kelas 10.

Gw sama suami sebagai orangtua merasakan banget bagaimana lelahnya mereka sekolah yang berlangsung sampai sore terus lanjut les sampai malam.

Apalagi suami juga sudah full kerja dari kantor tahu sekali lelahnya kayak apa. Walaupun sebisa mungkin gw sama suami berusaha antar dan jemput sekolah tetap saja sampai rumah Nayla langsung tepar setelah mandi.

Pingin nih ngajak dia staycation lagi, dalam negeri dulu lah tapi melihat jadwal sekolahnya yang padat harus menunggu libur sekolah.

Agak gimana gitu kalau liburan pas libur sekolah, selain padat harga tiket moda transportasinya juga mahal. Apalagi sekarang semua tempat liburan dibuka lebar.

Destinasi Idaman Bersama #TemanHidup Tersayang

Kok teman hidup sih? Ya iya dong Suami gw Doddy Rosadi dan anak semata wayang kita Nayla, ini teman hidup gw sekarang dan selamanya.

Masing masing punya destinasi wisata impian. Kayak gw misalnya pingin merasakan lagi menginap dengan pemandangan pantai. Duduk berlama-lama di pantai nungguin sunrise atau sunset tanpa harus mikirin apa-apa.

Sedangkan Nayla selain dia juga mau-mau saja kalau menginap di lokasi dekat pantai, dia kepingin banget menginap di vila atau hotel yang bukan di tengah kota. Tentunya yang berudara dingin dengan pemandangan bukit atau gunung yang bisa dilihat dari kamar hotel.

Selama ini kalau nyari hotel untuk staycation biasanya juga dengan fasilitas pemandangan gunung tapi masih di tengah kota. Maklumlah emaknya Nayla ini paling suka ke FO ha…ha…

Sementara kalau suami sih lebih banyak ikut keinginan anak atau istrinya, kalau sesuai dengan budget liburan hayok jalan, kalau enggak sesuai  cari alternatif lain yang mendekati.  Pokoknya dia sih yang penting ada kita berdua eeeaaaaa….

Kalau untuk saat ini mungkin keinginan Nayla dulu deh yang akan kita penuhi, karena 12 Oktober tahun 2022 dia ulang tahun ke 16. Pastinya staycation bisa jadi salah satu kado ultah dia.

"Kebun Mawar 1, Foto by Ega.jpeg"
Gw jadi ingat vila Kebun Mawar di Samarang Garut, Jawa Barat. Vila ini gw datangi bersama genk sahabat semasa kuliah, beberapa minggu sebelum pandemi dan seluruh dunia di lock down tahun 2020.

Alasan gw kepingin menginap lagi di Vila Kebun Mawar

"Kebun Mawar 2, Foto by Hanny Nr.jpeg"

  • -   Alasan paling utama sih karena suami dan Nayla belum pernah ke Garut sama sekali.
  • -      Nayla sudah lama banget nih gak naik kereta api.
  • -  Lokasi vila dan fasilitasnya memenuhi wishlistnya Nayla.
  • -   Labirin, kebun bunga kayak di Eropa dan bukit yang luas membentang bakal jadi pengalaman menginap yang berkesan buat Nayla.

Tapi terus terang nih perjalanan gw ke Garut ini belum pernah gw tulis di blog, karena begitu pandemi gw langsung patah hati hilang semangat untuk menuliskannya di blog.

Padahal tempat ini sumpah cantiiiiiiik banget, vila dan pemandangan tercantik yang pernah gw inapi.

Kenapa gw patah hati karena saat berada di sana, gw sempat bilang harus bisa kembali ke sini bareng suami dan Nayla. Tiba-tiba hanya dalam waktu seminggu setelah gw kembali terjadi pandemi covid-19.

Waktu itu teman gw yang pesan tiket kereta api dan  Vila Kebun Mawar di Traveloka, kita langsung kepincut pas lihat foto-fotonya yang instagramable banget. Taman bunganya luas  bahkan ada bukit segala dengan harga yang terjangkau untuk kita saat itu.

Sayang waktu sampai vila sudah tengah malam, maklum setelah sampai stasiun kereta di Garut kita gak mau dong buru buru ke penginapan. Kita dijemput mobil sewaan yang kita sewa di sana, langsung melipiri daftar itinerary yang sudah dibuat untuk 4 hari di Garut.

Begitu sampai penginapan kira-kira pukul 10 malam dan udara dingin menusuk tulang apalagi saat itu hujan gerimis. Lokasi lobi dan kamar vila lumayan jauh, untungnya ada pegawai vila yang bantuin bawa koper dan tas ransel kita pakai gerobak dorong.

Kita menyewa vila 3 kamar untuk 6 orang dimana vila dan kamarnya di dominasi dengan bahan kayu. Begitu masuk ke ruang tamu, tercium aroma pisang goreng dan teh manis hangat sebagai makanan selamat datang yang  disediakan di meja makan.

Malam itu setelah acara tukaran kado yang sudah kita siapkan dari Jakarta, kita siap-siap tidur. Sebelumnya biar adil kita sudah mengundi pakai kocokan sama siapa kita tidur dan di kamar yang mana (ada dua kamar tidur di bawah dan satu kamar tidur di atas masing-masing kamar dilengkapi kamar mandi di dalam).

"Kebun Mawar 3, Foto by Hanny Nr.jpeg"
Nah pas pagi barulah keseruan dimulai, semua langsung bergegas keluar kamar. Awalnya kita lihat suasana di luar dari kamar atas yasallam.... indahnya walaupun berkabut tetap kelihatan kalau di seberang vila  ada labirin cuy, persis kayak yang di film Maze Runner.

"Kebun Mawar 4, Foto by Hanny Nr.jpeg"
Langsung dong kita ke bawah buat nyamperin si labirin. Untuk menuju ke sana aja kita melewat kebun bunga mawar yang luas persis kek di Eropa gitu.

Labirinnya menakjubkan sekali buat gw, maklum biasanya cuma lihat yang kecil dan lebih banyak lihat di film. Kita putuskan buat mandi, sarapan baru deh puas-puasin foto sebelum keliling Garut.

"Kebun Mawar 5, Foto by Ega.jpeg"
Setelah kita eksplore sebagian lokasi vila bahkan sampai naik turun bukit dengan pemandangan gunung yang terpampang luas, rasanya beruntung sekali sudah memesan penginapan di sini.

"Kebun Mawar 6, Foto by Ega.jpeg"
Gak lama dari atas bukit ada yang turun kayaknya satu keluarga, mereka pakai baju olahraga dan sepatu kets. Tuh kan asik pagi-pagi sebelum sarapan bisa olahraga dulu mengelilingi vila sambal naik turun bukit.

Jadi tahu kan kenapa gw sedih pas pandemi  gak bisa ngajak mereka berdua si #TemanHidup tersayang. Gw pingin lihat dunia lagi, pingin healing biar gak stress karena lebih banyak di rumah.

Rasanya gak sabar buat liburan bareng Traveloka, tempat di mana "Booking Hotel Murah" biasa gw pesan. Monggo buat yang mau liburan dan pingin cari hotel murah tapi gak murahan  klik aja link itu ya.

Kalian bisa pilih hotel atau akomodasi ke tempat liburan yang kita mau. Yuk #LihatDuniaLagi dan bikin #StaycationJadi dengan Traveloka! langsung deh meluncur ke Traveloka lewat link ini : "Kompetisi Lihat Dunia Lagi - Blogger Perempuan"

Makasih buat yang sudah mampir di blog ini, tetap jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada. Tapi jangan lupa untuk selalu bahagia ya bubbyeeee…

Si Bungsu Nia Ramadhani di Keluarga Besar Bakrie

  Hi Mom… Mau nanya nih hubungan kamu dengan mertua gimana? akrab atau biasa-biasa saja?. Kalau gw sih ada ditengah-tengah itu soalnya Mam...