Selasa, 30 Maret 2021

Test Pack...

Hi Mom...

Mau nulis yang enteng enteng aja ah kali ini (lah biasanya juga uenteeeng😋). Gara gara ada teman posting di Fb tentang test pack yaitu alat sederhana untuk mendeteksi hamil.

Gw ikutan komen di postingan itu sambil menyertakan foto test pack kenang kenangan waktu hamil Nayla. Bungkusnya sudah keriting garing gitu, karena pernah terendam Banjir waktu Nayla masih usia 5 bulan.

Masih bisa diselamatkan tapi garis merahnya berubah jadi abu abu monyet ha...ha... atau karena sudah lapuk dimakan zaman ya, maklum sudah 15 tahun berlalu.

Test pack berusia 15 tahun, tanda kelahiran Nayla
Iseng gw posting juga di status whatsapp dan dhuaaaar langsung heboh ha...ha...puluhan teman japri karena lihat foto test pack.

Semua menyangka gw hamidun lagi, aaaww apa kata dunia persilatan kalau eke hamil lagi. Bukan apa apa gw ini gak terlalu suka anak kecil,  kalau ramai dan bikin berantakan pusing deh kepala.

Apalagi gw ini kan gak sabaran dan darah tinggi, mana tega ada anak kecil satu lagi yang kena omelan gw ha...ha... tapi kalau nunjukin rasa sayang gw sih total banget.

Pakai Test Pack Pertama kali...

Alat ini pernah bikin gw pingin berobat ke seorang ustad di Bogor sana yang konon bisa ngobatin perempuan biar subur dan cepat hamil.

Karena setelah dua bulan menikah  kok belum hamil juga, gw takut kayak kakak perempuan gw yang hamil baru hamil setelah menikah 2 tahun itu juga setelah berobat ke ustad ini (iiih siapa sih namanya, gw lupa cuy).

Untung deh kata Ina adek ipar yang saat itu sudah punya anak satu, gw harusnya jangan langsung pakai test pack begitu tahu telat datang bulan. Karena datang bulan tanggalnya teratur, kalau telat kasih waktu sebulan setelah itu baru cek dengan test pack.

Gak jadi sedih deh, apalagi gw males dengar cerita kakak gw ketika berobat sama pak ustad ini harus datang tengah malam ke Bogor terus ngantri sampai subuh, iiih mana tahan eke.

Waktu pertama kali mau coba test pack ini benar benar hanya mengandalkan petunjuk di bungkusnya. Yang katanya cukup dibasahi alatnya, waoooow eh...gimana... gimana....dibasahi? ya sudah dibasahi aja deh ha..ha...

Lanjut Coba Yang Kedua Kali

Setelah menunggu seperti saran adek ipar, gw cek lagi dengan test pack kedua. Alhamdullilah dua garis merah cek, kemarin sempat gugling kok merah ya bukan biru seperti judul film itu ternyata soal warna garis tergantung perusahaan yang bikin test pack.

Oya test pack ini 15 tahun lalu gw beli di apotik 2 buah harganya di bawah 10 ribu rupiah. Saat itu gw ngambilnya dengan malu malu nengok kanan kiri sampai suami gw bilang, ngapain malu kan sudah nikah hi...hi...iya juga ya.

Tadinya mau pilih yang test pack yang mahal punya untung  mba penjualnya bilang, yang murah juga akurat kok waktu itu mereknya Ultra buatan Canada.

Ternyata benaran akurat, karena besoknya setelah melihat hasil test pack kita ke dokter kandungan buat mastiin dan hasilnya benaran ada baby Nayla di peyut seukuran biji kacang kueciiil banget.

Pakai Test Pack Lagi

Ini kejadiannya saat masih tinggal di kontrakan berlantai dua. Gw telat datang bulan lagi padahal Nayla masih umur 2 tahun kalau gak salah.

Selain memang gak berencana punya anak lebih dari satu, kamar kita ada di atas. Dari dulu saat masih hamil gw parno buat naik turun tangga, apa jadinya kalau hamil lagi.

Akhirnya papanya Nayla pulang kerja beli test pack di apotik dekat kantornya. Begitu dia pulang langsunglah (eittt sempet kok cium tangan) gw ambil test pack dan langsung ke kamar mandi.

Untunglah hasilnya negatif, lega dong pastinya. Setelah sempat tanya sana sini sepertinya karena gw lagi sakit dan minum beberapa obat dokter yang bikin siklus menstruasi jadi kacau.

Karena setelah obat habis dan selesai diminum, gw datang bulan lagi yaaaay....

dan Lagi....

Yah maklum aja, mami dari keluarga yang subur. Dia sendiri berasal dari keluarga besar makanya anak anaknya ada 6, bahkan kakak gw nomer 2 seandainya tidak meninggal kita akan jadi 7 bersaudara.

Tau kan kenapa gw parno kalau telat datang bulan, bisa jadi keluarga kelinci kita. Gw gak pakai alat kontrasepsi apapun (gak berani bayangin ada besi ditanam di badan gw atau minum obat yang bikin badan melar), hanya pakai pelindung aja ...ehmmm.

Makanya pas Nayla umur kurang lebih 10 tahun, gw ngalamin lagi tuh telat datang bulan. Saat itu kita sudah punya apartemen dua kamar, kebayang lagi gimana kalau anak kedua laki laki mana bisa sekamar sama Nayla.

Daripada mikir kejauhan mending periksa pakai test pack lagi deh. Sayangnya Apotik di apartemen hanya menjual test pack yang mahal kalau gak salah ingat harganya 75 ribuan.

Ya sudah deh beli aja males nyari di luar yang harganya lebih murah, apalagi sudah semingguan makan gak enak tidur gak nyenyak ha...ha...

Hasilnya negatif  dan gak lama kemudian menstruasi lagi hadeeeh. Akhirnya gw pasrah aja deh ya, apapun yang terjadi terjadilah tapi tetap mengirimkan doa yang super duper kencaaaang ke Allah hanya mau satu anak saja please....

Makasih buat yang sudah mampir ya, sehat sehat terus tapi jangan lupa untuk bahagia.

Kamis, 25 Maret 2021

Hansaplast Sembuhkan Luka Tanpa Drama

Hi Mom...

Pasti banyak yang punya pengalaman kayak kita, menurunkan kasur ketika anaknya masih bayi. Jadi kalau si baby menggelinding dari kasur saat emaknya ketiduran, gak benjol kepalanya.

Makanya waktu Nayla Masih bayi, kita juga  nurunin kasur dari tempat tidur dan lantai kamar semua kita kasih bantal yang besar besar. Bahkan sela sela tempat tidur dengan tembok juga kita selipin bantal guling. 

Pernah kejadian dong sekali, suatu saat gw ngecek Nayla dari jendela kok dia gak ada di kasur. Padahal dia tadi tidur dengan kelambu bayi lipat warna pink.

Gak taunya gw dengar suara nangis tapi pelan dari samping kasur. Ternyata dia sudah bangun tapi gak bisa keluar dari kelambu terus bergerak sampai akhirnya menggelinding turun di samping kasur, tergulung sekalian dengan kelambunya ha...ha... untung ada bantal ya nak.

Begitu besar sedikit ini anak aktifnya selayaknya anak kecil yang pingin tahu segalanya. Tapi sudah gak mau lagi ada bantal bantal besar di mana mana.

Sebagai orang tua kita membebaskan Nayla untuk mengexplore semua rasa ingin tahunya baik di dalam maupun di luar rumah. Dia bebas mau nari, balet, main sepeda, main petak umpet atau main lompat tali di halaman.

Sebisa mungkin  rumah kita bikin aman, apalagi rumah kami berlantai dua. Jadi tangga diberi pintu biar ketahuan kalau dia mau turun atau naik ke tangga, pagar di balkon diberi penutup biar kakinya tidak terjepit  disela sela pagar.

Tapi musibah sih bisa datang dimana saja, kepalanya kepentok tembok sampai dua kali karena joget joget terus oleng akhirnya nyium tembok. Panik dong apalagi kalau sudah memar dan benjol bisa kayak bakso dan kalau sudah kempes warnanya biru.

Sampai akhirnya kemana mana ngantongin obat yang bisa mencegah  gak jadi bengkak. Itu kalau memar, sedangkan kalau luka berdarah (jatuh dari sepeda atau terpleset di bebatuan) biasanya sih gw bersihin dengan air, baru diberi obat merah terus diberi plester.

Oya soal luka berdarah ini gw punya pengalaman yang gak terlupakan waktu itu luka di dengkul Nayla karena jatuh dari sepeda sudah mulai mengering. 

Apa daya pas dia main ke rumah temannya, luka yang sudah hampir mengering itu menjadi terbuka lagi. Bahkan keluar darah segar, waduuuuh panik dong akhirnya tuan rumah mengambil pantyliner yang mengandung antiseptik dan daun sirih.

Darahnya berhenti tapi kan kita jadi ketawa ngikik lihat pantyliner nempel di dengkul. Untunglah ke absurd-an dalam menangani luka sekarang jadi lebih simple dan menyenangkan.

Jangan salah walaupun sekarang sekolah dan kerja dilakukan di rumah, bukan berarti gak ada kecelakaan atau luka saat di rumah. Paling banyak sekarang ini luka saat beraktivitas di dapur dan di balkon.

Kebetulan pak suami membelikan beberapa obat untuk mengisi kotak p3k di rumah yang sudah mulai sedikit kosong isinya. Dia beli beberapa set plester dan obat luka merk Hansaplast.

Karena selama ini kalau beli plester luka, Nayla pasti milih Hansaplast karena dia punya gambar gambar karakter yang dia suka seperti Princess dan Disney. Bahkan kadang gak luka pun jempolnya dia kasih plester karena merasa keren ada gambarnya ha...ha...

Eh ada yang berbeda loh dengan kemasan Hansaplastnya, kali ini  tampil dengan Logo dan kemasan baru, serta plester yang dilengkapi dengan Bacteria Shield.

Gw senang banget pas lihat pak suami beli spray antiseptik dan salep luka. Sudah lama pingin punya obat pembersih luka model spray gini, gak perlu ada drama karena luka dibersihkan dulu dengan spray antiseptik Hansaplast.

Setelah itu baru deh diberi plester yang juga sudah mengandung bacteria shield pelindung yang menghalangi masuknya kotoran dan bakteri ke dalam luka. Bantalan lukanya juga tidak lengket jadi plester dapat dengan mudah dilepaskan gak pakai sakit.

Jadi luka gak bertambah parah dan jadi infeksi (kayak begini kan yang bikin parno). Luka besar atau kecil akan menimbulkan trauma ya mom kalau diobati dengan cara yang gak asik dan salah.

Spray Antiseptik Hansaplast

Spray ini bikin hati tenang banget karena bisa mencegah infeksi dengan cepat tanpa rasa sakit. Cocok banget untuk luka yang sudah akut, kronis dan luka bakar, mengingat gw ini sering banget kena ciprat minyak panas.

Bahkan pembalut luka bisa dibasahi dengan spray antiseptik ini agar mudah di lepas dan tidak terasa sakit. Karena merawat luka juga harus ekstra hati hati, kalau luka terasa sakit saat diberi obat itu bisa bikin trauma.

Berbeda dengan obat merah yang biasa kita pakai, spray Hansaplast ini gak terasa sakit ketika disemprotkan ke luka. Dia bisa membersihkan kotoran dan bakteri di luka secara lembut dan efektif.

Karena ternyata nih spray Hansaplast tidak mengandung alkohol dan iodine, jadi gak ada tuh sensasi terbakar dan perih bahkan tidak membuat kulit kering.

Jadi apa dong kandungan ajaib si Hansaplast ini? dia ini mengandung PHMB (Polyhexamethylene Biguanide atau biasa disebut Polyhexanide), zat ini digunakan dokter di seluruh dunia karena:

- Efektif melawan kuman dan bakteri, termasuk MRSA

- Sangat ramah di kulit.

- Mendukung penyembuhan luka.

Cara kerjanya setelah disemprotkan ke luka mengurangi cairan di atas luka, jadi gampang deh untuk membersihkan dan membuang kotoran atau serpihan yang menempel di luka.

Ini pernah gw coba saat membersihkan luka di tangan Nayla. Nayla bahkan tidak merasakan sakit lagi ketika lukanya di semprot (jaraknya 10 cm dari luka), apalagi spray Hansaplast ini tidak berbau dan tidak berwarna jadi kena bajupun gak meninggalkan noda.

Salep Luka Hansaplast

Kalau salep ini biasanya gw olesin setelah luka dalam proses penyembuhan jadi luka bisa lebih cepat sembuh.

Cara kerja salep ini adalah dengan membentuk lapisan pelindung mencegah luka dan kulit yang pecah menjadi kering. kondisi lembab dalam penyembuhan luka mencegah koreng yang memperlambat pembentukan jaringan baru.

Hasilnya bikin salfok deh karena bekas lukanya minim, kulit juga jadi lebih lembut dan sehat.

Salep yang aman untuk bayi ini juga ternyata bisa mengatasi kulit kering kayak kulit tumit dan kaki yang pecah pecah. Bahkan nih bisa dioleskan juga ke bibir yang kering dan pecah pecah, kulit bibir jadi lembut dan gak perih.

Makanya jadi tambah semangat buat ikutan virtual gathering Hansaplast berkolaborasi dengan komunitas tentang anak beberapa minggu yang lalu tepatnya tanggal 6 Maret 2021, bareng teman teman blogger. 

"Seberapa Penting Proteksi Terhadap Tumbuh Kembang Anak".

Tuh kan temanya pas banget  mom, narasumbernya berasal dari dokter spesialis anak (dr. Mesti Ariotedjo, Sp.A), psikolog (Grace Eugenia Sameve M.A.M.Psi) dan mom influencer (Tyna Kana Mirdad).

dt. Mesti Ariotedjo (foto: dokpri Hanny Nursanty)

Psikolog Grace Eugenia (foto: dokpri Hanny Nursanty)
Virtual Hansaplast ini menampilkan moms'n kids online activity with expert (DIY our comfort) yaitu acara seru seruan berkreasi dengan bahan bahan yang diberikan oleh Hansaplast.

Moms kidsnya pastinya yang terkenal dan kece kayak Zaskia Adya Mecca dan Baby Moonela karena kebetulan gw berada sebelahan sama Zaskia fotonya pas di layar zoom.

Ada tips yang menarik diberikan Tyna Kana Mirdad,  waktu itu dia tampil berbagi pengalaman bersama kedua anaknya. Tyna bilang dia terbantu banget dengan adanya spray antiseptik Hansaplast.
Tyna Kana Mirdad (foto: dokpri Hanny Nursanty)
Karena dia sebelumnya merasa jadi ibu yang gampang panik kalau melihat anaknya terluka. Makanya kalau anaknya luka langkah pertama yang dia lakukan jangan panik, karena kalau dia panik nanti anaknya jadi tambah kencang nangisnya. 

Kemudian ambil spray antiseptik Hansaplast sebagai pertolongan pertama untuk membersihkan luka. Setelah itu barulah diberi salep luka atau langsung diberi plester bila lukanya hanya luka biasa.

Sekarang anak anaknya pun sudah bisa mengobati sendiri kalau luka, dengan mengambil obat obatanya di kotak P3K yang dia sediakan di rumah.

Sama dengan ibu ibu lainnya yang beraktivitas di dapur, Tyna juga sering mengalami tangannya tergores pisau atau kena percikan minyak panas. Tapi sekarang dia gak ribet dan panik kalau mengalami ini, cukup ambil produk Hansaplast lukanya bisa diatasi.

Jadi bagaimana mom apakah di rumah sekarang sudah menyediakan spray, salep luka dan plester yang mengandung bacterial shield dari Hansaplast di kotak P3Knya?,

Kalau belum yuk sediakan mom, kalau perlu beli juga untuk bisa di bawa kalau kita bepergian, agar aman dan nyaman bersama keluarga dimanapun kita berada.
Makasih buat yang sudah mampir di blog ini, jaga kesehatan tapi jangan lupa untuk bahagia ya...

Senin, 22 Maret 2021

Kulit Lembut dan Cerah Berkat Bodycare Scarlett Whitening

Hi Mom...

Selama pandemi ada gak sih yang kayak gw jadi males pakai perintilan perintilan bodycare? jangan jangan cuma gw  sendiri yang punya kelakuan kayak gini ya ha...ha...

Tapi ya tetap harus dipakai, karena biarpun kebanyakan hanya di rumah saja (sejak pandemi keluar rumah hanya Sabtu atau Minggu, paling lama 2 - 3 jam) cuaca juga lagi gak menentu.

kulit rasanya kering juga agak agak kasar gimana gitu. Mungkin kebanyakan main di balkon, baca buku atau mengurus tanaman yang biarpun hanya sedikit perlu waktu juga untuk perawatannya.

Sudah beberapa bulan ini lagi suka pakai merek lokal Scarlett Whitening. Tahu dong kenapa, gara gara lihat iklannya seliweran di sosmed bahkan ada youtubenya seorang dokter yang merekomendasikan produk ini sebagai produk yang aman karena sudah lulus uji klinis di BPOM dan gak di uji coba  ke hewan.

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Langsung gugling deh di online shop ternyata harganya lumayan terjangkau. Yang bikin happy produknya Felycia Angelista ini mengandung glutathione dan vitamin E yang sangat bagus untuk mencerahkan kulit.

Selama ini gw juga meminum vitamin E yang memang bagus untuk kulit, kalau Scarlett mengandung vitamin E juga bisa terlindungi luar dalam nih.

Waktu awal mencoba ini gw beli produk bodycare seperti body scrub, shower scrub dan body lotion. Karena kebetulan perlengkapan bodycare di rumah  sebagian sudah habis.

Barang pesanan datang di hari kedua, pengemasannya sih oke ya menurut gw. Botol yang memakai pump ada lock unlock seperti penyangga di leher pumpnya, sedangkan botol bentuk biasa diberi bubble wrap di tutupnya.

Mulanya sih pinginnya mencoba sekali saja, kalau gak cocok balik lagi ke merek yang lama. Tapi ternyata kulit saya gak protes tuh, kuy lah gw bagi bocorannya apa saja kelebihan scarlett.

Body Scrub Romansa

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Tuh namanya aja ada romansanya, gimana gak jadi lebih romantis setelah badan digosok dan bersih dari debu plus daki daki yang menempel.

Buliran scrubnya halus dan gak bikin sakit pas gw gosok ke kulit tangan kaki dan leher. Ukuran bulirnya pas, biarpun halus tapi bisa melepas semua kulit kulit ari yang sudah mati dan daki yang berasal dari debu.

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Karena gw alergi dengan wewangian yang tajam, hal pertama ketika membeli produk untuk tubuh wanginya yang cium lebih dahulu. Tapi kan waktu itu belinya online jadi ya berdasarkan keterangan saja  di labelnya.

Untuk yang body scrub varian romansa ini ciri khas baunya memiliki karakteristik  aroma bunga yang segar dan sedikit manis, nah wangi begini gak bakalan bikin gw bersin bersin.

Begitu dibuka tercium aromanya yang lembut dan segar gak menusuk hidung. Jadi nyaman ketika gw aplikasikan untuk menggosok badan, bisa berlama lama apalagi makainya bareng Nayla anak saya.

Gw biasanya sengaja mendiamkan scrub ini di badan lebih dari 15 menit biar lebih meresap, aturan pakainya sih hanya 2-3 menit baru di gosok lepas. Belum dibilas aja badan rasanya sudah lembut banget, apalagi setelah dibilas.

Kenapa gak di kamar mandi melakukannya? karena Nayla ini biarpun sudah beranjak remaja kadang suka males melakukannya. Kalau bareng dengan mamanya dia semangat melakukannya.

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Biasanya habis luluran sama body scrub ini, Nayla selalu bilang kulitnya jadi lebih lembut. Waktu memakai pertama kali kulit rasanya kayak  11-12 sama kulit Nayla, apalagi lulur ini mengandung glycerin yang bisa melembabkan kulit.

Shower Scrub Pomegrante

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Nah bilasnya pas mandi gw suka pakai scarlett brightening shower scrub varian pomegrante alias buah delima.

Karena si delima ini banyak banget loh manfaatnya antara lain bisa mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari, mengencangkan kulit, menghilangkan jerawat dan melembabkan kulit.

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Selain wanginya seperti manisnya permen, ada buliran scrub halus di dalamnya yang bisa meregenerasi lapisan kulit tubuh. Tuh kan jadi tahu ya alasan gw pilih yang varian pomegrante, suami dan Nayla juga suka makanya suka cepat habis. 

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Bulir bulir scrub halus di sabun cair ini bikin lebih maksimal membersihkan tubuh apalagi gak akan bikin kulit kering karena ada kandungan coco amido propyl betain (gentle surfactant) kulit lebih bersih.  

Fragrance Brightening Body Lotion varian Freshy 

Foto: dokpri. Hanny Nursanty

Body lotion ini sebetulnya barang wajib juga yang harus dipakai setiap hari. Kalau lagi rajin gw pakai saat pagi hari habis mandi dan malam pas mau tidur.

Sejak pandemi penyakit malasnya muncul, kadang hanya dipakai pagi hari atau malam hari, ha...ha... jangan ditiru ya.

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Tapi ketika nyobain varian freshy yang wanginya seperti wangi Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne, kok jadi semangat makainya. 

Karena wanginya bisa awet seharian, kan asik tuh kayak pakai minyak wangi. Body lotion ini juga mengandung niacinamide dan kojic acid yang bisa mencerahkan kulit.

Foto: dokpri. Hanny Nursanty
Terus ketika gw usapkan ke seluruh tangan dan kaki, teksturnya mudah meresap dan gak lengket di kulit. Seminggu setelah memakai ini kulit jadi lebih moist dan gak kering lagi.

Berapa sih harganya dan bagaimana cara belinya

- Seluruh harga produk satuannya 75.000

- Bisa juga coba paket hemat yang berisi 5 item harganya 300.000 (dapet box exclusive+free gift)

- Belinya bisa melalui whatsapp (087700163000), line (@scarlett_whitening), bisa juga dm lewat instgram @scarlett_whitening, ataupun shopee (Scarlett_whitening) bebas deh mau pilih yang mana. 

Gampang ya mom, sekarang untuk menjadi lebih bersih, cantik dan bahagia ternyata cukup dengan memakai produk lokal dan terjangkau.

Makasih ya buat yang sudah mampir, jaga kesehatan dan jangan lupa untuk bahagia.

Foto: dokpri Hanny Nursanty

Kamis, 04 Maret 2021

Banjir...

Hi Mom...

Saat menulis blog ini hari sudah malam, di luar sedang hujan dan anginnya kencang. Berharap hujan gak bikin banjir lagi untuk yang kedua kalinya tahun 2021 ini.

Belum kering air mata kemarin karena rumah mami, omanya Nayla yang  tinggal di Komplek Duta Indah, Pondok Gede Bekasi kena banjir setinggi leher orang dewasa hiks. Orang dewasa yang tinggi ya guys bukan yang mungil kayak eke,  kalau gw di sana pasti kelelep. 

Selain mami ada dua orang adek dan kakak gw yang tinggalnya di Duta Indah juga. Rumah omnya Nayla Bim sudah ditinggikan tapi ya tetap masuk ke rumah airnya (kebayang kan di jalan banjirnya setinggi apa). 

Dhimas si adik bungsu  rumahnya hanya kemasukan air sedengkul dan rumah kakak gw Elly hanya masuk air sampai garasi . Rumah Elly ini yang akhirnya jadi tempat mami mengungsi.

Sabtu tanggal 20 Februari 2021 memang hujan deras sejak tengah malam, tapi yang bikin parah lagi...lagi lagi tanggulnya jebol. Dan Mami kalau mengungsi ya cuma bawa baju baju dia dan hape blaaas... semua isi rumah gak ada yang dia singkirkan ke atas, jadinya ya rusak dan hancur semua.

Masih segar diingatan baru tahun lalu mami ganti tempat tidur, kasur, magic com dll. Tahun ini akan lebih banyak lagi barang barang yang di ganti hiks.. untungnya tempat tidur mami sudah kita ganti berbahan besi.

Kenyang banjir dong...

Gw sih dari kecil sudah kenyang dengan pengalaman banjir. Waktu itu kita tinggal di daerah Tomang Jakarta barat, sebuah daerah pemukiman yang lumayan padat dan jadi langganan banjir.

Suatu hal biasa kalau beberapa bulan sekali daerah itu kebanjiran dan sekolah libur. Ya iyalah libur lah wong sekolahannya juga banjir, biasanya kalau banjir sudah surut kita diminta ke sekolah untuk gotong royong bersihin bekas banjir.

Malesin banget kan sudah harus beberes bantuin orang tua beresin rumah yang kena banjir, harus beresin sekolah pulak.

Jakarta tenggelam 1 Februari 2007

Ketika sudah menikah dan sudah punya Nayla yang waktu itu berumur 4 bulan kurang (1 Februari 2007) kita mengalami banjir besar yang rasanya Jakarta  waktu itu kayaknya tenggelam, lah wong Istana saja kebanjiran.

ini sih lagi di Kuta😍
Sempat sedih, aduuuh anak gw ngalamin juga kebanjiran. Waktu itu kita masih ngontrak di komplek Perhubungan Rawamangun Jakarta Timur, pemiliknya pengusaha mote di daerah itu.

Untungnya rumah kita tinggi jadi kalau orang lain sepaha, rumah kita hanya sedengkul. Kulkas kita naikin ke kitchen set sebelahan sama kompor, untung kulkasnya masih pakai yang satu pintu.

Isi lemari sudah dinaikin ke laci paling atas, kasur kita titipin ke pemilik rumah yang punya rumah bertingkat. Akhirnya kita ngungsi di lantai atas miliknya bareng beberapa warga yang lain.

Rumahnya bagus dan walaupun lampu mati air masih jalan. Bahkan kami dapat satu kamar sendiri, karena kebetulan anak pemilik rumah kepingin bantuin korban banjir jadi dia nginap di tempat lain. 

Untungnya lagi saat itu suami gw masih kebagian masuk sore di kantor yang lama (tempat gw dulu kerja juga), coba kalau dia masuk pagi sudah pasti kita akan terpisah beberapa hari kecuali dia masuk komplek pakai perahu karet atau berenang.

Banjir itu datangnya pelan pelan pakai assalamualaikum dan zzzzzzap langsung meluap setinggi kepala orang dewasa. Karena komplek perhubungan ini kontur jalannya seperti mangkok, jadi yang lokasinya di bagian tengah paling parah untungnya lagi rumah kita di belakang agak tinggi.

Waktu itu Aktor Aji Masaid masih sehat dan hidup pastinya plus lagi cakep cakepnya wkwkwkwk, dia naik perahu karet nganterin nasi bungkus yang pastinya ada cap partai dong ya ha...ha...

Nasi bungkusnya hanya pakai telor bulat balado pakai terong tapi nikmaaaat banget. Kalau Nayla  masih ASI, jadi emaknya yang masukin nutrisi ke badan biar ASI berlimpah.

Kalau diingat ingat walau banjir paling parah, ternyata gak terlalu menyedihkan buat kita karena  pas banjir besar tahun 2007 itu, kita juga belum punya banyak barang. 

Tempat mengungsinya juga bagus dan nyaman, makanan berlimpah. Mba Atun yang kerja bantuin kita di rumah tetap bantuin kita di rumah pengungsian.

Cuma Adik gw kris yang ngecek bahkan sempat di depan komplek rumah kontrakan kita yang seperti bendungan air Jatiluhur. Gak bisa ketemu kita tapi dia senang kita selamat dan baik baik saja di pengungsian.

Please jangan lagi ngalamin kebanjiran

Doa ini selalu gw panjatkan rasanya cukup deh, kalau uangnya tinggal metik ya ga papa kali kalau beli perabotan rumah tiap bulan.

Kalau sampai akhirnya beli Apartemen bukan karena kapok banjir, tapi kalau beli rumah di Jakarta harganya sudah nyaris milyaran. Kalaupun ada yang terjangkau masuk ke dalam gang musti mikirin lagi parkir mobil dimana, sudah kapoklah parkir depan gang habis di baret.

Jadi bisa dibilang gw sekeluarga sudah bebas banjir selama 12 tahun. Lega tapi keluarga besar gw yang lain bahkan mami masih tetap ngalamin banjir.

Solusinya sih pindah dari sana tapi gak semudah itu kan pindah rumah?. kayaknya buat keluarga kakak dan adek adek gw yang sudah menikah dan beranak pinak di Pondok Gede rasanya mustahil untuk pindah ke zona baru.

Apalagi buat mami, walaupun rumah lama  tempat kami tinggal waktu masih ada almarhum bapak dan kita masih kinyis kinyis sudah harus di renovasi total, dia lebih nyaman di sana.

Rumah di Duta Indah itu dunianya apalagi toiletnya masih dengan  WC Jongkok. Yup mami gak pernah nyaman dengan yang duduk sebagus dan sebersih apapun itu, sama sih dengan gw cuma gw flexible mencoba buat berdamai dengan hal yang satu itu.

Kecuali untuk tempat tinggal, cuma gw satu satunya anak mami yang memilih untuk ngontrak bertahun tahun demi bisa beli hunian di Jakarta.

Balik lagi ke masalah banjir semoga para pengembang perumahan mau memikirkan nasib orang orang yang tinggal di sekitar lahan yang mereka bangun untuk perumahan.

Karena kejadian banjir selama ini komplek perumahan mami terjadi sejak banyak bertumbuhan perumahan perumahan baru disekitar perumahan. Semua tanah di semen di beton tanpa ada lagi tempat untuk resapan air.

Gang rumah mami Februari 2021
rumah mami yang ada tanda panah, makin ke tengah makin dalam
Masa iya setiap tahun harus kebanjiran terus, semua cobaan ada batasnya kan?. Makasih ya buat yang sudah mampir, jaga kesehatan jangan lupa untuk bahagia.

Test Pack...

Hi Mom... Mau nulis yang enteng enteng aja ah kali ini (lah biasanya juga uenteeeng😋). Gara gara ada teman posting di Fb tentang test pack ...