Rabu, 08 Mei 2019

Kado Terindah, Nayla Khatam Al-Quran

Hi Mom...
Pas ulang tahun kebanyakan kita pingin dapat hadiah biarpun sudah jadi emak emak, termasuk saya pastinya hi..hi...nah tahun ini saya dapat kado spesial dari Nayla selain dia bikin kartu ucapan dari kertas dan spidol, dia khatam Al-Quran sehari sebelum puasa.

Buat orang lain biasa mungkin anaknya khatam mengaji, buat saya ruuuaaaar biasa apalagi saya sendiri belum pernah khatam (aduuuh ibu macam apa sih ini). Saya mau cerita asal muasal kado dari Nayla ini aja yaaaa.
kartu ucapan ultah dari Nayla
Nayla sama papanya paling gak bisa atau lebih tepatnya gak pernah ngasih kejutan buat saya, alasannya takut saya gak suka sama sesuatu yang mereka kasih

Makanya saya kadang ngasih clue apa apa yang saya mau hi...hi... ujung ujungnya gak surprise pastinya, karena saya yang milih kadonya.

Tahun ini juga sama sih saya juga ngasih clue apa apa yang saya idam idamkan, hingga tiba tiba Nayla bilang, "Nayla kasih kado apa dong, kan gak punya uang".

Saya spontan langsung bilang, "Kamu khatam Al-Quran itu kado buat mama", eh dia langsung bilang "okeeee, tapi keburu gak mom?" katanya ragu ragu.

Sudah 4 bulan lebih dia gak ngaji lagi di TPA, karena sudah kelelahan dengan jadwal les dan try out menjelang ujian nasional untuk kelulusan dia di sekolah dasar.

Setiap minggu ada try out, ujian praktek dan les, sampai rumah habis maghrib (sholat di tempat les). Bayangin untuk anak sekecil ini, jadwal ketat seperti ini pasti berat, karena berdasarkan aturan pemerintah, semua harus kelar sebelum puasa.

Jadilah ngajinya hanya sama suami saya, itu juga banyak bolosnya karena kadang suami saya gak sempat. Tapi begitu tahu saya mau kado utamanya itu, suami saya juga semangat, Insya Allah bisa katanya.

Tapi tinggal 4 hari saya mau ulang tahun (8 Mei), dia belum khatam juga, hingga akhirnya minggu sore  5 Mei 2019, (malamnya sudah mulai teraweh puasa pertama), Suami saya ngajak Nayla ngaji.
Duo kembar kesayangan
Seperti biasa Nayla minta toleransi, sedikit aja yaaaaa, terus saya bilang, kapan khatamnya kalau sedikit😁. Suami saya yang ngasih semangat, "tenang aja mom pasti kelar".

Dan bener loh, sebelum maghrib Nayla khatam mengaji Al-Quran, saya senang bahagia campur aduk deh, saya bilang ke Nayla, "Makasih ya ini kado terindah dan terbaik dari Pop sama Nayla, besok mom bikinin bubur merah putih ya".
Pas hari H gak dapat kado lagi? masih dapat dong ya, selain dapat cake ulang tahun, pop juga sengaja cuti buat ngajak kita buka puasa di luar, plus dapat dompet cantik dari Laras, keponakan yang sejak tahun lalu sudah mulai bekerja, makasih ya.
Buka puasanya berkesan banget selain makananya enak, pop juga ngasih surprise kalau dia mau pindah kantor, mencoba hal baru di tempat baru, Nayla sampai bilang, "Pop sengaja ya bilang pas mama ulang tahun". 

Ternyata bukan sengaja tapi informasi itu juga baru dia dapat pas tanggal 8 Mei pagi yo weesss semoga berkah buat semuanya ya pop.
Semoga berkah dan kebahagiaan juga diberikan buat yang mau meluangkan waktunya mampir di blog ini, makasih yaπŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’πŸ’™.

Kamis, 02 Mei 2019

#AyoHijrah & Umrah Bareng Bank Muamalat Indonesia

Hi Mom....
Bagi yang muslim kapan menurut Anda waktu yang tepat untuk berhijab?... kalau menurut saya waktu yang tepat adalah ketika semua orang sudah tidak ribut meminta saya untuk berhijab hi...hi...

Saya ini tipe yang paling males kalau diminta melakukan sesuatu hal tapi menyuruhnya dengan nada memerintah plus ditakut takutin dengan dalil dalil agama, kalau enggak pakai hijab nanti begini, nanti begitu... endebrai endebrei.

Bukan.. bukan karena saya gak pingin berhijab justru saya mau, apalagi kalau melihat beberapa teman dekat saya pas berhijab cantiiiik banget tapi tetap sporty dan bisa melakukan apapun yang dia suka.
.
Tapi kalau saya langsung meng-iyakan ketika mereka (mami, mama mertua, kakak, adek ipar) menyarankan untuk berhijab, berarti saya menutup rambut saya karena mereka dong bukan karena keinginan saya (ini menurut saya ya).

Belum lagi kalau ada yang tiba tiba bertanya eeeh sekarang berhijab ya, kenapa gak dari dulu, pantes lo, cantiiiik, udah terusin saja makainya, iiiiiiih tambah mules eh males deh.
Makanya begitu ada rencana untuk pindah ke rumah baru, dalam hati kecil saya berjanji, di sana saya akan mulai berhijab, apalagi kebetulan kami membeli apartemen untuk tempat tinggal yang baru, pastinya orang orangnya lebih individual lagi, gak bakalan ada yang rempong.

Disaat lagi galau galaunya tiba tiba Nayla anak saya bilang pingin berhijab, saya bilang (maaf ya nak) jangan dulu dong, mama kan belum berhijab, malu kan masa anaknya berhijab, mamanya masih senang pakai rok mini.

Tapi sebetulnya saya bingung karena anak saya lagi senang senangnya balet terus gimana kalau dia berhijab  bisa berhenti dong, tahu kan baju balet gimana?.

Saya langsung dapat jawabannya ketika dia pindah balet ke Namarina, disana semua anak dari berbagai bangsa ada, bahkan juga yang berhijab!!!, mereka punya kostum khusus, yang memungkinkan mereka bergerak dengan bebas, bahkan bentuk hijabnya cantiiiik banget.

Aaaah ternyata hijab tidak menghalangi dan membatasi ruang lingkup manusia untuk beraktifitas dan berkarya. Makanya di tahun 2015 pas awal puasa ketika habis berbuka puasa, saya meminta suami saya buat mampir ke toko hijab dekat rumah saya.

Rencananya ngumpulin dulu macam macam model hijab plus dalaman, saya hanya punya 2-3 buah selendang, biasanya ada buka puasa bareng di sekolah anak saya, orang tua  juga hadir, dan memakai baju muslim untuk yang beragama Islam, hanya itu rencananya, tapi belum tahu kapan mau memulainya.

Beberapa hari kemudian ketika akhir pekan, seperti biasa kita rencananya mau nonton film dan buka puasa bertiga dengan suami dan Nayla, tanpa rencana apapun saya pakai hijab taraaaaaa.

Begitu keluar kamar suami saya kaget, "Eh katanya mau ngumpulin dulu", saya kaget juga, iya juga ya kok saya lupa dengan rencana saya, gak mikir apa apa pas makai hijab, cuma merasa senang karena semua perlengkapan untuk berhijab sudah kumplit (baju sih kebanyakan pakai yang lama, yang lengan pendek saya pakai manset di dalamnya).

Apa ini yang namanya hidayah? karena Nayla spontan bilang berarti mama dapat hidayah, hati mama disentuh sama Allah katanya, aaaah anak kecil ini yang kala itu berumur 8 tahun, kayak tahu saja apa artinya hidayah hi...hi....

Apakah ini juga yang namanya hijrah? yang saya tahu dari google, hijrah dalam Islam itu berarti meninggalkan apa yang dibenci Allah, menuju apa yang dicintai-Nya, atau yang dikenal dengan istilah "hijrah kepada Allah dan Rasulnya".

Aaaah rasanya kok saya belum ya, karena saya ini masih gampang naik darah dan berkata (maaf) kasar kalau lagi marah atau bete yang parahnya itu ke suami dan Nayla.

Untung nih suami saya ini sabaaaaaaaaaaaaaaaaar banget sama saya, dia bilang kita sama sama belajar, belajar untuk jadi orangtua, belajar untuk jadi muslim yang lebih baik lagi.

Sejak dua tahun lalu kami bertiga belajar untuk menyempurnakan apa apa yang belum dilakukan yang berhubungan dengan agama, belum sempurna pastinya tapi minimal kami berusaha untuk hidup lebih baik.  

Walaupun akhirnya Nayla batal berhijab karena anak SD yang mau beranjak abege ini ternyata masih galau, tapi yang pasti dia selalu pakai busana yang sopan, sekolahpun roknya panjang.

Mimpi Umrah Ber-Tiga
πŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—
Loh kok mimpinya cuma umrah, aaah saya tidak mau muluk muluk untuk urusan ini, kalau naik haji lama menantinya bikin saya hopless apalagi saya belum daftar sama sekali, walaupun nanti ada rizki untuk berhaji ya pasti saya daftar dong.

Saya lihat bagaimana perjuangan mami saya, setelah bapak  meninggal dunia, mengumpulkan uang sendiri tanpa kami tahu, dan menanti bertahun tahun untuk naik haji, hingga akhirnya tahun 2011 beliau bisa berangkat haji, saya takut tidak sekuat mami kalau saya dapat kesempatan berhaji (tapi rencana Tuhan tidak ada yang tahu kan).
Mami ketika berhaji
Sedangkan untuk berangkat Umrah, kalau punya uang dan niat, besok juga bisa berangkat😍 Keinginan untuk umrah ini sih sudah dari sebelum saya berhijab, dan ketika saya lagi belajar untuk hijrah menjadi muslim yang lebih baik, keinginan ini makin menguat.

Tapi belum ada keleluasaan rezeki, karena adaaaa saja keperluan duniawi yang harus dipenuhi, tapi Allah tahu apa yang kami lakukan untuk keluarga dan pastinya Dia tahu betapa kuat niat kami, dan Dia juga tahu sudah berpuluh puluh orang yang dititipi pesan untuk mendoakan agar kita bisa berangkat umrah.

#AyoHijrah
πŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—
Tetiba kami melihat hestek #AyoHijrah dari Bank Muamalat Indonesia, kok seperti yang sedang kami lakukan ya, ternyata nih PT bank Muamalat TBK sejak 8 Oktober 2018 lalu, sudah gencar mengajak masyarakat berhijrah, khususnya dalam hal layanan perbankan. 
foto milik Bank Muamalat
Mereka mencoba memperluas fungsi perbankan, yang biasanya hanya menyediakan layanan perbankan syariah, juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan keislaman dalam dirinya jadi hijrahnya gak nanggung nanggung, ibadah dan cara mengelola keuangannya juga jadi lebih baik.

Cita cita bank Muamalat kepingin menyetarakan pertumbuhan nasabah bank syariah biar setara dengan kondisi rakyat Indonesia yang mayoritas muslim dan membangun industri halal di Indonesia.

Industri halal?, duh kayaknya mustahil, kan pernak perniknya banyak apa mungkin bisa halal 100 persen?. Tapi setelah saya baca ternyata bank yang berdiri sejak tahun 1992 ini tidak menginduk dari bank lain, jadi terjaga kemurnian syariahnya.
Foto milik Bank Muamalat
Ternyata fasilitasnya sama lengkapnya dengan bank lainnya. Yang membuat saya makin tertarik nama tabungan tabungan yang ada di bank muamalat sekarang dikasih kata hijrah di belakangnya.

Seperti: Tabungan iB Hijrah, Tabungan iB Haji dan Umrah, Tabungan iB Hijrah Rencana, Tabungan iB Prima Berhadiah dan Deposito iB Hijrah.

Kok seperti pertanda sih ini, ada tabungan syariah untuk haji dan umrah dikasih embel embel hijrah, Ngintip aaah...
foto milik bank Muamalat
Keuntungan Tabungan iB Hijrah Haji dan Umrah
- Lebih praktis, tidak perlu bawa uang tunai berlebihan ke tanah suci, cukup membawa kartu Shar-E Debit Muamalat.
- Lebih nyaman, beragam nominal standing instruction bulanan maupun harian, tanpa harus repot repot ke kantor cabang atau atm
- Lebih Ringan, kalau mau mindahin dana kita ke rekening tabungan iB hijrah haji gak dikenakan biaya loh.
- Lebih banyak bonus dan hadiahnya
- Suvenir eksklusif berupa perlengkapan haji dan umrah
- Sebagai nasabah kita berkesempatan mendapat hadiah umrah bebas biaya (program Rezeki Haji Berkah), selagi menunggu keberangkatan haji selama periode program berlangsung uwooooow, pingiiin.    

Makin tertarik saya dengan bank ini, jadi pingin tahu sejarah berdirinya bank Muamalat.

Sekilas Tentang Bank Muamalat
πŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—
Penggagas berdirinya bank syariah pertama di Indonesia ini ternyata Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), dan para pengusaha muslim.

Sejak beroperasi 1 Mei 1992 (27 Syawal 1412H), bank ini sudah melakukan terobosan terobosan dengan mengeluarkan produk Asuransi Syariah (Asuransi Takaful), Dana Pensiun Lembaga keuangan Muamalat (DPLK Muamalat) dan Multifinance Syariah (Al-Ijarah Indonesia Finance).

Museum Rekor Indonesia (MURI) ternyata pernah memberikan penghargaan untuk bank ini, ketika mereka mengeluarkan kartu debit syariah dengan teknologi chip pertama di Indonesia tentunya dengan layanan mobile banking, internet banking, ATM  

Bank ini melebarkan sayap dengan terus menambah jaringan kantor cabangnya di seluruh Indonesia. Pada tahun 2009, Bank mendapatkan izin untuk membuka kantor cabang di Kuala Lumpur, Malaysia dan menjadi bank pertama di Indonesia serta satu-satunya yang mewujudkan ekspansi bisnis di Malaysia. 

Menginjak usianya yang ke-20 pada tahun 2012, Bank Muamalat Indonesia melakukan rebranding pada logo Bank untuk semakin meningkatkan awareness terhadap image sebagai Bank syariah Islami, Modern dan Profesional. 

Bank pun terus memberikan pelayanannya yang semakin beragam dengan memberikan layanan terbaik seperti Al-Ijarah Indonesia Finance (ALIF) berupa layanan pembiayaan syariah, (DPLK Muamalat)  layanan dana pensiun melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan, dan Baitulmaal Muamalat untuk menyalurkan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS). 

Bagaimana sih cara Kerjanya Bank Muamalat Indonesia
πŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—
Sama halnya dengan bank lainnya, Bank Muamalat juga terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tapi untuk pengelolaan dananya didasarkan pada prinsip prinsip ekonomi syariah yang dikawal dan diawasi oleh dewan yang disebut Dewan Pengawas Syariah.

Bank Muamalat juga memanfaatkan perkembangan teknologi, bank ini memiliki fasilitas Mobile Banking, Internet banking, ATM dan kantor cabang di dalam dan luar negeri.
 

Ada beberapa hal tentang bank Syariah, yang saya ambil dari link bank Muamalat seperti:
MURABAHAH adalah Akad jual beli tapi sebelumnya harga dan keuntungan disepakati antara penjual dan pembeli. Barang bisa diserahkan setelah  terjadi akad jual beli dan byarnya juga bisa dilakukan secara mengangsur/cicilan atau sekaligus.

SALAM Jual beli dengan cara pemesanan,  pembeli memberikan uang terlebih dahulu terhadap barang yang telah disebutkan spesifikasinya, baru barang dikirim kemudian, Salam biasanya dipergunakan untuk produk-produk pertanian jangka pendek.

ISTISHNA’ Jual beli barang dalam bentuk pemesanan pembuatan barang berdasarkan persyaratan serta kriteria tertentu, sedangkan pola pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan (dapat dilakukan di depan atau pada saat pengiriman barang). 
foto milik Bank Muamalat
Cara kerja perekonomian seperti ini kan memang yang bikin nyaman jadi tidak akan ada yang dirugikan. Kalau mom mau ngepoin lebih lengkap tentang bank yang Islami luar dalam ini (menurut saya ya) bisa klik link di bawah ini: 
Rasanya info tentang #AyoHijrah dari bank Muamalat yang berulang tahun ke 27 tahun ini, makin memantapkan kami untuk gak nanggung nanggung kalau mau berhijrah, jadi gak hanya pelaksanaan agama di perbaiki, cara bertransaksi untuk urusan duniawi juga harus yang halal dan insya Allah apa yang kami cita citakan Umrah bertiga bisa terlaksana, Aamiin.

Senin, 29 April 2019

Belajar Lebih Efektif & Fokus Dengan AJT CogTest

Hi Mom...
Saya lagi mencari tempat nih untuk psikotes yang tepat untuk Nayla, karena makin lama makin berat kayaknya pelajaran anak zaman sekarang, apalagi kalau kebetulan dapat pengajar di sekolah yang kurang mengerti tentang psikologi anak.
Tapi sebelumnya saya mau curcol sedikit, memiliki anak semata wayang buat saya dan suami ketika ingin menikah tentunya sudah dipikirkan matang matang.

Saya yang berasal dari keluarga besar, terdiri dari enam bersaudara, gak pingin lagi mengalami keriuhan di rumah, rasanya saya gak sekuat dan sehandal mami saya, yang bekerja kantoran tapi masih bisa mengurus ke enam anaknya.

Selain itu saya menderita Astma dan punya riwayat darah tinggi, ini saya ketahui ketika saya masih bekerja, mengalami gangguan penyakit ini.

Apalagi saya melihat  kakak saya harus terkurung di rumah sakit selama 10 hari karena habis melahirkan dan darah tingginya  naik, tekat saya makin bulat kalau diizinkan hanya pingin satu anak saja, perempuan kalau bisa ( lah ini ngelunjak banget ya hi...hi...).

Untungnya calon suami saya setuju, kalau dia sih pertimbangannya selain faktor resiko kesehatan, juga biar fokus bisa menyekolahkan anak sampai keluar negeri, Aamiin. Maka menikahlah kami dan taraaaa.... kami dikaruniai anak perempuan sesuai yang kami inginkan.

Ketika Nayla Mengenal Sekolah
πŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—
Perkenalan dengan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) ini juga gak sengaja, karena sering kami lewati kalau mau ke pasar kaget (pasar yang hanya ada sampai pukul 12 siang, yang datang kesiangan bakalan kaget pasarnya menghilang), Nayla biasanya minta berhenti untuk melihat anak anak yang sedang berolahraga di samping kantor kelurahan. 

Kami putuskan untuk masuk PAUD tersebut, saat dia berusia 3,5 tahun, dan sedang dikontrak sebuah merek diapers ternama selama dua tahun, jadi malu malu tidak ada dalam kamus Nayla, dan kami berharap dia bisa mendapat banyak teman dan belajar berbagi.
Pas jadi Bintang iklan ceritanya
Ketika akhirnya setahun kemudian dia pindah ke TK B, semata mata saya kepingin dia bisa bermain dan berkreasi di tempat luar yang ada ayunannya, jungkat jungkit dan taman, bisa dibilang kami membayar untuk taman bermainnya.
Kenapa langsung TK B, karena ternyata di PAUD dia sudah bisa baca tulis dan bernyanyi dengan benar. Makanya pas lulus TK Nayla baru berumur 5 tahun lebih beberapa bulan.

Saya  yang dulunya kelas 1 SD saat berumur 5 tahun (tanpa TK, biar yang antar jemput saya dan kakak  bisa sekalian jalan), pastinya pingin Nayla langsung masuk SD.

Tapi suami saya punya rencana lain dia ingin Nayla menikmati masa kecilnya dengan bermain, karena nantinya dia akan sekolah dan kuliah hingga umur 20-an. Akhirnya kami sepakat untuk menuakan umurnya satu tahun di rumah.
Ada tiga teman dekatnya melakukan hal yang sama, jadilah hari hari mereka diisi dengan les santai membaca dan menulis serta bermain, plus Nayla les balet juga (balet jalan terus hingga 6 tahun lamanya di Namarina).
Saat itu, saya sempat mendaftarkan Nayla ikut psikotes melalui jari tangan, dari sana saya tahu kenapa Nayla memiliki kebiasaan untuk gak mau langsung percaya dengan apa yang dikatakan saya seperti kalau bola itu bundar dan bisa mantul, sebelum dia pegang dan melemparkan bola untuk melihat mantul apa enggak. 

Selebihnya saya merasa tesnya gak efektif banget. Itu kan enam tahun yang lalu, sekarang ini Nayla sedang siap siap menjadi siswa sekolah menengah pertama, saya kepingin  dia ikut psikotes lagi, karena kebetulan pas kelas enam ini dia dapat guru yang bisa dibilang pasif, jadi anak anak ini termasuk Nayla harus cari tambahan pelajaran di luar sekolah.

Nayla ini bisa ngikutin pelajaran bahkan pernah dapat ranking, tapi pas kelas 6, pelajaran matematikanya anjlok. Dia sebetulnya bisa, teori dan jalannya sudah benar, tapi dihasil akhir, kadang salah karena angkanya suka ketukar, beda dengan pelajaran lain dia bisa fokus mengingat pelajarannya.
Kalau belajar bareng papanya lancar jaya, cuma Nayla suka moody karena harus buru buru tidur, maklum suami saya baru sampai rumah pukul 20.00 wib. 
Begitupun kalau lagi les, kakak pengajarnya bilang Nayla bisa ngikutin mata pelajaran matematika, bahkan aktif buat bertanya atau menjawab pertanyaan, tapi kenapa kalau di sekolah, berbanding terbalik.

Kami bingung deh pasti ada yang salah dengan sistem pengajaran di sekolah, deg deg an juga untuk hasil UN nya nanti, walaupun Nayla bilang ujiannya lebih gampang Mam, tapi ada satu  nomer yang ragu ragu dan satunya lagi nebak karena angkanya enggak ada dipilihan.... gubraaaak...., tapi mama percaya Insya Allah bagus ya nak.

Makanya pas libur menjelang puasa, atau setelah dapat sekolah yang diidam idamkan kepingin deh Nayla ikut tes psikotes tapi benar benar yang bisa mengerti kesulitan dan keinginan dia.

Kebetulan nih saya dapat link dari teman, http://melintascakrawala.id sebuah lembaga psikotes yang menyediakan tes kelas dunia, yang bisa mendiagnosis dan memahami kekuatan dan kelemahan belajar yang unik pada siswa di Indonesia.

Wiiih jarang jarang nih ada yang seperti ini yang mengerti tentang keunikan pada cara belajar siswa di Indonesia, tahu kan Mom, kalau di Indonesia itu semuaaaa harus dipelajari, dan tiap ganti menteri Pendidikan, kurikulum juga ganti😁 

#YukKenaliAnakKita
πŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—
Melalui tes yang dilakukan PT Melintas Cakrawala Indonesia bisa diketahui potensi kecerdasan anak secara pasti, dan mudah dipahami melalui inovasi tes kecerdasan terbaru bernama #AJTCogTest atau #TesKognitifAJT, yaitu tes kognitif yang sudah disesuaikan dengan karakteristik bahasa serta budaya Indonesia.
2 Foto ini Dokumentasi MCI
Hasilnya nanti akan membantu orang tua dan guru untuk lebih memahami kemampuan berpikir anak dalam pembelajaran di sekolah. 

Idealnya nanti nih saya dan suami bisa lebih membantu dan memahami cara belajarnya Nayla, karena rekomendasi dari psikolog bisa memberikan kami cara yang tepat untuk membantu anak kami bagaimana belajar yang lebih efektif.

Bahagia gak sih mengetahui hal seperti ini, karena kami berdua belum menemukan rumus yang tepat buat membantu Nayla belajar karena kadang menurut kami sudah simple tapi buat Nayla yang beranjak abege cara yang kami berikan ribet banget wkkwkwkwkwk.

Dan ternyata nih dari link ini saya tahu usia 5-18 tahun, merupakan masa penting dimana orang tua dan guru harus mengetahui profil kognitif anak, gunanya agar dapat memotivasi anak dengan tepat dan efektif.

Jenis Paket Tes Kognitif AJT
πŸ’™πŸ’šπŸ’›πŸ’œπŸ’—
Tes kognitif di AJT saya lihat ada dua macam dengan harga cukup terjangkau.
1. AJT CogTest Full Scale 
Mengidentifikasi 8 kemampuan  kognitif lengkap yang menampilkan profil lengkap kekuatan dan kebutuhan belajar anak. Biayanya Rp 760.000,-.

2. AJT CogTest Comprehensive
Untuk anak yang memerlukan data lebih terperinci untuk dianalisis, psikolog akan merekomendasikan tambahan tes. Biayanya Rp 1.200.000,-.

Nah tunggu apa lagi mom untuk mencoba AJT Cog Test, karena dalam proses pengembangannya melibatkan 250 psikolog dan 5.000 anak Indonesia sehingga menghasilkan produk tes berkelas dunia tapi dengan norma dan karakteristik Indonesia. 

Mereka mengukur delapan bidang kemampuan kognitif anak usia 5-18 tahun sehingga kekuatan dan kelemahan kemampuan berpikir anak dalam belajar teridentifikasi secara lengkap dan jelas.

Yang mau kepoin seperti apa psikotes ini, selain dari link yang saya kasih di atas, bisa ngintip di instagramnya @melintascakrawalaid, mau ngobrol langsung dengan CS nya juga bisa di nomer WA 087883258354.

Ah gak sabar untuk menantikan hasi Ujian Nasional Nayla, gak sabar untuk tahu dia bisa dapat enggak ya sekolah yang dia inginkan, gak sabar untuk mencoba tes ini, semoga Allah dan semesta melancarkan semuanya Aamiin.

Kado Terindah, Nayla Khatam Al-Quran

Hi Mom... Pas ulang tahun kebanyakan kita pingin dapat hadiah biarpun sudah jadi emak emak, termasuk saya pastinya hi..hi...nah tahun in...