Rabu, 14 Maret 2018

Gia si Malaikat Kecil dari Ciamis

"De Gia berbisik kepada mamahnya yang bikin saya kaget, ternyata dia minta dipeluk sama saya, apahnya" 
(Kyai Fadlil Yani Ainusyamsi, pembina pondok pesantren Darusallam, Ciamis)

Kalimat biasa dari Gia anak perempuan kecil yang kangen dipeluk ayah atau biasa dipanggil Apah, tapi jadi luar biasa buat saya ketika mendengar cerita ini dari apah Gia ketika kisah tentang anak perempuannya ini diluncurkan menjadi sebuah novel, minggu Siang 11 maret 2018. 
Gia dan Apah (foto IG. Gia)
Gia dan Mamah Chusna Arifah (foto IG. Gia)
Karena dari diary yang ditulis Nazila Apregia Reigane atau biasa dipanggil Gia  dalam bentuk novel berjudul Gia the diary of a little angel ini, saya tahu anak kecil ini perasaannya halus banget. 

Betapa dia mengerti kesibukan kedua orang tuanya mengasuh ribuan santri dan mengajar disalah satu universitas negeri di Bandung, sehingga tidak mau merepotkan mereka, bahkan berfikir lamaaaa banget untuk meminta sebuah pelukan (tulisan yang bikin haru ini, bisa dibaca halaman 27, Peluk Aku, Apah).

Lalu apa keistimewaan Gia yang sudah meninggal dunia 8 Oktober 2015 lalu, ketika umurnya belum genap 11 tahun?.  

Yuuup anak cantik seperti yang terlihat di halaman belakang novel Gia ini didiagnosis menderita Acute Myeloid Leukemia, sejenis penyakit leukemia langka yang jarang diderita anak-anak.
Gia (foto IG. Gia)
Anak bermata bulat seperti bola pingpong ini rajin menulis diary, bahkan ketika dia sakit. Ketika menulis ini airmata saya mengembang, karena saya seorang ibu dari satu putri, sedih membayangkan bagaimana perasaan mamah dan apahnya Gia ya.... 

Perasaan haru biru ini juga yang menjadi salah satu alasan penulis buku Irma Irawati memperjuangkan coretan Gia di diarynya menjadi sebuah buku novel. 
Irma merasa beruntung sempat mengenal Gia, karena dari Gia, dia bisa belajar banyak mengenai keberanian dan bersikap positif dalam menghadapi penyakitnya.

Cukup satu bukan bagi Irma untuk menyusun diary Gia yang sudah berdamai dengan penyakitnyadan meninggal dalam usia lebih dari 10 tahun ini, menjadi sebuah novel Gia The Diary of A Little Angel, yang diharapkan bisa menginspirasi dan menguras emosi banyak orang.

Aapalagi ada dorongan dari kedua orangtua Gia, yang dekat dengan kehidupan pesantren yang kental di Ciamis, untuk membukukan diarynya menjadi sebuah novel.
Alasan paling utama bagi kedua orang tua Gia, selain sebagai pengingat bahwa mereka pernah dititipkan anak  baik dan istimewa oleh Allah, isi diary Gia rasanya mampu memberikan semangat untuk anak-anak Indonesia yang menderita leukemia seperti anak bungsunya ini. 
Gia menurut mereka tidak pernah putus harapan, tegar dan pasrah kepada Sang Maha Penyembuh,  Allahu Asy-Syaafi. 

Menulis diary menjadi salah satu cara agar badan dan tangannya tetap lentur, karena ketika Gia terdeteksi penyakit leukemia ini syaraf motoriknya sempat kaku (Mengetuk Pintu-pintu Rumah Sakit, hal.72) 

Ah Gia, anak baik budi ini bikin saya meleleh lagi, ketika membaca diarynya (Ulang Tahun Paling Istimewa hal.92), dia mendoakan salah satu gurunya agar punya keturunan, dan acara ulang tahun itu ternyata menjadi ulang tahun terakhir buat Gia.
Ultah Gia ke 10 (foto IG. Gia)
Dari buku ini ada bagian yang paling ingin saya baca, tapi tidak kuat rasanya, membaca saat-saat terakhir Gia menutup mata. Si pecinta hello kitty ini pergi hanya sempat disaksikan oleh mamah, teh Adah pengasuhnya dan bu Aam kerabatnya.(Dan Malaikat Kecil Itu Pergi, hal. 114).

Selamat jalan Gia sayang, semoga kita semua bisa siap kehilangan seseorang yang kita cintai, dan bisa menghadapi ujian terberat dari hidup ini. 

Selain itu untuk mengenangnya, nama Gia diabadikan Apah menjadi nama gedung kesenian yang sedang dibangun di pondok pesantren Darusallam di Ciamis.

Serunya lagi kisah Gia ini juga sedang dalam proses untuk diangkat ke layar lebar, aaaah pasti Gia bahagia diatas sana ya, melihat kehidupannya bisa menginspirasi banyak orang, Aamiin.

Terima kasih untuk Gramedia dan Bhuana Ilmu Populer yang menerbitkan buku Gia, seharga 45 ribu rupiah,   menjadi sebuah novel berdasarkan kisah nyata ini bisa menginspirasi banyak orang.💙💚💛💜💕

Selasa, 06 Maret 2018

Cegah Infeksi Saluran Kemih dengan Prive Uri-cran

Anyang-anyangan ketika buang air kecil itu, gak enak banget. Berkali-kali bolak-balik kamar mandi seperti orang hamil, bawaannya kepingin pipis, tapi yang ini selain keluarnya sedikit dan pakai sakit di saluran kemih.

Kebetulan sebelum saya mengalami hal ini, suami saya merasakan lebih dulu. Waaaks.... padahal saya tahunya penyakit seperti ini lebih banyak diderita perempuan, karena berdasarkan penelitian 5 dari 10 wanita pernah mengalami ini.

Jadi ceritanya sudah beberapa hari suami pulang malam dan kurang tidur, puncaknya terjadi pada hari keempat, tiba-tiba habis tidur siang dia mengigil tapi badannya panas, seperti kalau kita berdiri di tengah lapangan pas tengah hari bolong, panas nyeees.... beruap.

Dengan sempoyongan karena kepalanya ikutan pusing, suami saya bolak balik kamar mandi, kebelet buang air kecil. Saya pikir mungkin karena air putih yang saya berikan cukup banyak, apalagi kata ibu saya, masih bisa buang air kecil ketika sakit atau badan panas, In Syaa Allah panasnya turun.

Tapi habis itu dia mengeluh karena ternyata pipisnya hanya sedikit dan seperti anyang-anyangan dan (maaf) duburnya panas seperti orang habis makan sambal.

Padahal selama ini dia tidak pernah seperti itu. Panik dong saya, apalagi melihat muka suami saya yang pucat pasi persis  kertas HVS begitu, karena dia jarang sekali sakit.

Tiba-tiba saya teringat baru dapat kiriman sample dua sachet Uri-cran minuman suplemen kesehatan yang terbuat dari ekstrak buah cranberry untuk mencegah anyang-anyangan.

Langsung deh saya buka 1 sachet Uri-cran (suami mau gak mau jadi kelinci percobaan pertama deh) saya campur dengan air biasa  karena dia masih menggigil kedinginan. 
Dengan tangan gemetar (dia menolak dibantuin minum) suami saya langsung minum satu gelas Uri-cran ukuran sedang.

Tidak sampai 3 menit (iya beneran karena cepat sekali), dia bilang, "eh kok enakan ya tidak terasa panas dan anyang-anyangan lagi", dan tidak lama kemudian dia buang air kecil yang banyak dan lancar.

Senang dong saya, walaupun  suami saya masih menggigil kedinginan dan badannya panas, tapi minimal satu masalah hilang.

Akhirnya kita ke dokter, diagnosanya kecapean berat, sedangkan tentang anyang-anyangan, bisa jadi salah satunya karena kurang minum air putih. 

Kalau nanti timbul lagi harus diperiksa lebih teliti. Karena kalau anyang-anyangan terjadi pada laki-laki, gejala seperti itu bisa mengarah ke penyakit prostat, semoga bukan deh.

Penyebab anyang-anyangan apa saja sih?
Sejak kecil sering sekali saya dengar, awas kalau masak air harus mendidih, kalau enggak bisa anyang-anyangan, yaitu kepingin buang air kecil terus menerus tapi keluarnya sedikit.

Gak tahu sih apa hubungannya, tapi ya diikutin saja ya hi...hi.... Nah sekarang baru tahu nih, kalau perempuan yang paling sering menderita anyang-anyangan atau istilah kedokterannya infeksi saluran kemih.

Menurut dokter tempat saya berobat, secara anatomi jarak saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (BAB) lebih dekat, sehingga rentan mengalami gangguan di seputar saluran kemih.

Pasti bingung deh, rentannya dimana? itu juga pertanyaan saya, ternyata nih kita seringkali salah caranya ketika membersihkan (atau cebok) area depan dan belakang.

Yang benar cuci yang depan dahulu baru cuci bagian belakang (tahu kan ya apa yang saya maksud😁), atau belakang dulu tidak apa apa tapi bilasnya mengarah ke belakang jangan ke depan.

Karena itu yang menyebabkaBakteri E.coli berpindah dari belakang ke saluran kemih (ini penjelasan dokter tempat saya berobat).  Bakteri ini menjadi penyebab sekitar 80% kasus infeksi saluran kemih.
from Pixabay
Selain bakteri, alergi, kebersihan organ intim kurang terjaga, gangguan prostat, diabetes, dehidrasi, kehamilan, alat KB, menopause dan gangguan batu ginjal, bisa menjadi salah satu penyebab infeksi saluran kemih. 

Eh kok saya berobat untuk penyakit yang sama dengan suami saya sih?, ternyata beberapa minggu setelah suami saya, saya merasakan hal yang sama.

Awalnya saya abaikan, karena memang frekuensi buang air kecil saya termasuk yang sering, akibat banyak mengkonsumsi air putih, tapi tidak berapa lama saya merasakan sakit buang air kecil.

Sakiiiiit sekali ketika tetesan terakhir keluar, ngilu seluruh badan, plus panas dingin, merinding disko gitu deh. Hari kedua pertahanan saya jebol, gak kuat apalagi badan saya juga panas sampai hampir 40 derajat celcius, kalau sudah seperti ini saya yakin pasti ada yang infeksi.

Yang saya sesali, Uri-cran saya habis sudah lama, lupa untuk beli dan diminum untuk menjaga biar tidak anyang anyangan (kebiasaan jelek saya, kalau belum sakit, tidak bakalan minum untuk jaga-jaga).

Dan benar ketika ke dokter, ternyata saya kena infeksi saluran kemih, makanya selain anyang-anyangan badan saya juga panas tinggi.   

Hanya satu kali minum obat plus ada obat antibiotiknya, hasilnya langsung terasa. Tapi yang penting dokter juga membolehkan saya untuk terus mengkonsumsi Uri-cran, karena ini minuman suplemen yang aman apalagi terbuat dari buah cranberies.

Apa akibatnya kalau Infeksi saluran kemih tidak diobati 
Sebenarnya ini bukan penyakit berbahaya, tapi bila dibiarkan dan terjadi komplikasi bisa berbahaya. Bisa menyebabkan menurunnya fungsi ginjal bahkan gagal ginjal.

Dan saya baru tahu nih kalau ternyata saluran kemih ada dua bagian. Bagian atas terdiri dari ginjal dan ureter, sedangkan bagian bawah terdiri dari kandung kemih dan uretra.

Gejala ISK bagian atas:
- Demam tinggi dan menggigil 
- Nyeri pada panggang dan punggung
- Mual muntah
- Nafsu makan menurun
- Diare

Gejala ISK bagian bawah:
- Frekuensi kencing menjadi sering
- Nyeri saat kencing
- Kencing berwarna keruh
- Kadang terjadi demam tapi tidak tinggi
- Nyeri perut bagian bawah 

Menulis info ini kok saya jadi sedih ya, suami saya sepertinya waktu itu mengalami gejala yang di atas dan di bawah. Semoga sehat  dengan ekstrak cranberry ini.

Apa khasiat buah Cranberry?  
Buah Cranberry (google)
Dari laman Uri-cran, dikisahkan nih kalau buah yang termasuk tanaman semak alias tumbuh liar ini, sudah sejak lama digunakan nenek moyang suku Indian kuno sebagai obat luka akibat terkena panah.

Yuuup tanaman jenis berry ini memang banyak ditemukan di bagian utara Amerika dan Kanada. Nah rupanya kehebatan buah ini untuk mengobati luka jadi menginspirasi beberapa pakar kesehatan beberapa tahun terakhir untuk mengolah buah ini.

Buah berwarna merah ini populer digunakan sebagai vitamin untuk menigkatkan kekebalan tubuh dan mencegah sariawan dan sebagai antioksidan. 

Selain itu cranberry efektif mencegah infeksi saluran kemih, karena memiliki Proanthocyanidin yang dapat menghambat perlekatan bakteri E.coli di saluran kemih.

Tuh keren banget kan si cranberry ini, sekarang kita bahas yuuuk Prive Uri-cran.

Prive Uri-cran
Suplemen yang sudah saya coba ini berbentuk bubuk warna pink. Setelah diberi air barulah airnya berwarna merah seperti warna buah asli cranberry.
Komposisi suplemen vitamin berbentuk bubuk atau powder ini terdiri dari 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg vitamin C, 0,1 mg lactobacillus achidopillus, 0,1 mg bifidobacterium bifidum.

Isi per box: 15 sachet, dengan dosis 1-2 sachet per hari. Rasanya enak banget loh, asem manis segar, bisa pakai air dingin atau air biasa.
foto Blogger Perempuan Network
Sedangkan untuk yang tidak mau ribet harus aduk-aduk vitamin ini di gelas minum, bisa coba minum yang berbentuk kapsul. Dengan komposisi  lebih simple 250 mg ekstrak cranberry. 

Isi per box 30 kapsul prive uri-cran, dengan dosis minum sama, 1-2 kapsul per hari. Tuh simple kan, kalau lagi banyak waktu bisa minum yang berbentuk powder, kalau sedang buru-buru bisa pilih yang kapsul.
foto Blogger Perempuan Network
Dimana sih suplemen minuman ini bisa dibeli? selain bisa dibeli di toko obat terdekat, banyak yang sudah menjual secara online  dengan harga beragam berkisar 94-121 ribu rupiah, tergantung dari promo masing-masing outlet. 

Jadi mulai sekarang saya janji buat minum Uri-cran ini tiap hari, apalagi saya sama suami sudah pernah merasakan gak enak banget deh anyang-anyangan,  ngilu seluruh badan.

Uri-cran ini juga bisa menjaga kesehatan saluran kemih anak saya juga loh. Apalagi saya punya anak  perempuan yang sudah beranjak dewasa.
foto dari IG Uri-cran
Siapa saja yang bisa mengkonsumsi Uri-cran?, selain perempuan aktif, anak-anak, wanita hamil juga bisa menjaga kesehatan saluran kemihnya selama masa kehamilannya.

Tuh berarti amankan untuk dikonsumsi semua kalangan. Eiiits jangan lupa, laki-laki juga bisa minum suplemen ini ya, seperti yang terjadi dengan suami saya.

Nah kalau Minum vitamin sudah, jangan lupa ini juga ya:

- Untuk menjaga kebersihan. 
- Membasuh area kemaluan dan dubur dengan benar. 
- Jangan menahan buang air kecil.
- Pakailah celana dalam yang tepat.
- Cukup minum air putih.
- Mengkonsumsi buah buahan. 

Saya jadi ingat ada kalimat "Lebih baik menjaga kesehatan daripada mengobati", benar banget, sakit itu tidak enak ya.💙💚💛💜💕

Hidup Sehat Yang Menghasilkan Uang

Hi Mom... Kemarin  nih di acara pemberian penghargaan member USANA di Grand Ballroom Pantai Indah Kapuk Avenue, 10 November 2012, saya ...