Jumat, 26 Januari 2018

Blogger Moody vs Manajemen Waktu

Saya ngakunya sih blogger, tapi belakangan ini blog saya kadang tidak update, tapi saya tahu kok karena apa😚. Karena melencengnya jadwal  dalam manajemen waktu yang sudah saya rencanakan di kepala saya hari itu.
Padahal menurut mak Nurul Fitri yang menulis untuk post trigger #KEBloggingCollab dengan tema kesalahan manajemen waktu yang merusak jadwal  manajemen waktu seharusnya ditulis bukan hanya sekedar rencana di kepala.

Buat orang spontan seperti saya, menulis jadwal kegiatan takutnya mengganggu jadwal me time😉 ya gitu deh, di dunia ini kan yang paling gampang adalah cari alasan ya kan.

Kadang hal hal sepele (menurut orang lain) bisa bikin saya mengurungkan niat menulis, seperti memasak. Soalnya saya ini kalau sudah masak bisa total, halah lebai ini sih.

Tapi memang menulis buat saya tergantung mood, bisa pagi siang atau malam, nah kalau kepingin nulisnya pagi sementara hari itu jadwal masak yang sok heboh (masak lauk hewaninya dua hari sekali), ya kelar bubar grak moodnya.

Apalagi kalau misalnya hari itu harus Arisan atau rapat di sekolah anak saya, sudah pasti bakalan seharian di sekolah.

Pulangnya pasti sore, sudah kecapean dan gak mood nulis, ini kalau gak salah sudah masuk alasan kedua ya hi...hi....

Alasan yang paling utama sejak kehilangan modem B^^t, yang kuotanya unlimited dan bisa dibawa kemana mana, keinginan saya untuk menulis jadinya timbul tenggelam.

Kadang bisa saya tethering dengan paket di hape ke laptop tapi suka takut habis kan gak unlimited

Atau bisa sesekali kalau lagi lancar ada wifi gratis di kamar saya yang berasal dari gazebo di lantai bawah.

Kebetulan saya tinggal di apartemen yang menyediakan fasilitas wifi gratis di setiap pojok di lantai bawah. Karena kita masih di lantai 7, kadang wifi tersebut bisa dijangkau dari kamar tidur.

Kalau lagi mood nulis di blog dan wifi lemot, biasanya saya turun buat nulis di gazebo dekat kolam atau di taman.

Gak enaknya karena itu area umum, orang bebas untuk merokok, jadi kalau asap rokok sudah bikin bete, kelar gak kelar saya pergi dari situ.

Bubar lagi kan jadwal menulis saya, padahal saya ini termasuk yang patuh sama tenggat waktu

Mood gak mood kalau memang tulisan harus jadi (biasanya yang berbayar atau lagi ikut lomba blog), biasanya kelar tepat waktu, kalau perlu begadang.

Lama lama suami saya kasihan juga lihat saya harus menyesuaikan keinginan menulis sama jadwal orang sepi merokok yang kadang gak pas waktunya.

Dia pasang wifi di rumah taraaaaa.... akhirnya... setelah pertimbangan panjang, salah satunya anak saya sudah bisa dikasih tahu cuma akhir pekan boleh pegang hape, saya dan suami bisa ngecek apa saja yang dia download

Cerita lengkap soal si wifi ini ada di link ini maaaacih ya mood booster sayaaaaang

Rencananya setiap 2-3 hari sekali (saya gak berani janji nulis tiap hari) saya akan sempatkan waktu pagi, siang atau malam untuk update blog.   

Kebetulan saya punya blog satu lagi yang harus di update juga, blog khusus tentang masakan dan tempat makan yang kita kunjungi. Yang mau berkunjung sila lihat di masak ala mom nayla

Jadi dua atau tiga hari sekali rasanya sudah pas buat saya untuk update blog, seperti mak Nurul tulis di post triggernya, dalam mengesksekusi to do list, tidak perlu kaku, karena situasi yang terjadi tiap hari tidaklah sama.


Apalagi sekarang saya sudah bisa nulis kapan saja, di  rumah tentunya, bebas asap rokok, bisa sambil nyemil sama nonton tv juga. Semoga gak males malesan lagi yaaaaa, Aamiin💙💚💛💜

Blog tanggapan untuk #KEBloggingCollab Grup ke 15 Yohana Susana

Kamis, 25 Januari 2018

Pernak Pernik Whatsapp

Terus terang Nayla dan anak anak kecil lainnya, kayaknya lebih canggih kalau sudah urusan gadget maklum anak millenial. 

Padahal anak ini cuma boleh pegang hape dia pas akhir pekan, tapi malah dari tahun lalu gw belajar banyak dari Nayla soal per Whatsapp pan😁
Berawal dari nomer kontak (lupa diback up) yg hilang pas hape metong minta di lem biru. Tapi untungnya grup WA gak hilang jadi masih bisa simpan beberapa nomer.

Dan ini jadi pengingat, ketika si nganu bilang gak punya nomer gw lagi krn hape error tapi nyatanya masih punya nomer yang lain padahal si nganu itu gak tergabung di grup manapun (ribet bener ini kalimatnya 😂) so artinya nomer hape gw dihapus #ngok (malah curcol).

Ya iyalah masa hilangnya ngacak dan kebetulan yang hilang nomer gw #garuktembok

Nah soal hapus menghapus nomer hape, Nayla ngasih tahu "Mama gak bisa lihat status WA orang itu kalau mama dan orang tersebut sama sama gak nge-save nomer hape". Ooooo... (bulat 😀).

Pantes ya, yang lain bilang status si nganu begini begitu, eke gak bisa lihat (nomer dia sih eke simpan), berarti nomer hp eke dihapus dong #ngok lagi, se simple itu  aja sih ternyata.

Lucunya pas teori ini gw kasih tahu ke grup WA arisan semua jadi ngecek dong ya, dan 70 % nomer anggota dihapus sama si nganu #ngok again deh #jleb banget kan. 

Ini sih ngajak perang namanya ha...ha... enggaklah biasa aja, si nganu ini anggap aja remekan daun kering di musim kemarau.

Trus Nayla juga ngasih tahu WA bisa di baca dari luar tanpa harus dibuka dan kebetulan di hp gw sudah ada fasilitas ini, lebih asik sih, gw bisa baca dan balasnya bisa nanti, atau malah kalau perlu WAnya gak usah dibuka hi... Hi... Uuuups.

Tapi ini masih lebih sopan (menurut gw lo yaaa) ketimbang yang disetting centang readnya dibikin abu abu. Kelihatan gak dibaca tapi mbales 😉. 

Kalau ada yang biasa begini kan gw jd curiga kalo dia gak bales, ini pasti sudah dibaca ya kan ..... ya kan, eh tapi itu sih pilihan, wong ada banyak fasilitas yang bisa dipilih ya dinikmati dong.

Plus Nayla mengijinkan "kalau mama mau kirim WA pas lagi marah sama orang ketik aja di Nayla", ini  karena dia sering lihat emaknya posting sesuatu dan beberapa detik kemudian dihapus.

Sarannya manjur, setelah nulis panjang lebar, WA emosi gak ada juntrungan itu gak jadi dikirim karena sudah diredam di WA Nayla hi... Hi....

Selain buat nitip WA gak jelas, WA Nayla juga seringkali jadi tempat gw ngetik bahan tulisan, kalau pulpen gw keselip entah dimana.

Fasilitas note di hape jarang gw pakai,  dulu pernah nulis disana,  ujung ujungnya gw lupa nulis dimana sampai jengkel nyarinya. Kalau WA kan memang sering dilihat. 

Makanya Nayla gak kaget ketika sudah akhir pekan (saatnya dia boleh pegang hape), menerima WA bertubi tubi dari emaknya.

Nayla jadi ikut ikutan sekarang, kirim WA banyak banget ke gw dengan pesan "titip ya Ma" yang dia kirim semua hal yang berbau Korea... eh....😂😂😂

Gw juga kadang titip ke WA suami, tapi yang dititip iklan diskon barang dimana, atau ada tempat makan baru, yang gitu gitu deh. 

Titip modus biar diajak ketempat itu, kan alis sudah dilempeng lempengin, bibir dimerah merahin 😄 
💙

Kamis, 18 Januari 2018

Waspada Hiperandrogen pada Wanita

Selama ini saya tahunya hormon androgen itu hanya ada di laki laki, ternyata perempuan juga memproduksi dan memiliki hormon ini dalam tubuhnya, gunanya untuk menumbuhkan sel telur dan rambut.

Keberadaan hormon androgen ini yang menjadi pembeda perempuan dan laki laki. Perempuan bisa hamil dan memiliki rambut (jarang kan lihat perempuan botak kecuali dia sengaja).

Jumlah hormon androgen bebas  ini hanya ada 1 persen didalam tubuh perempuan, sisanya 99 persen diikat oleh protein pengikat. 

Nah kalau androgen yang hanya satu persen itu meningkat maka berpotensi menjadi kelainan hormon atau hiperandrogen.

Menurut dokter Haekal Anshari seorang dokter ahli estetika wajah dan anti aging, pada acara talkshow bertajuk "waspadai hyperandrogen! penyebab jerawat membandel pada wanita", makanya kadang perempuan ada yang berkumis atau jerawatan parah.
flyer undangan talkshow di FB
"Kalau menurut anak jaman now, kalau kamu kumisan dan jerawatan, kelar hidup lo", kata dokter haekal, hi...hi... lucu juga si pak dokter ini ya.

Selain jerawatan dan kumisan, kelainan hormon ini menyebabkan peradangan kulit bagian atas (seborrhea) serta kebotakan yang diawali dengan rambut rontok (alopecia).
dr. Haekal Yassier Anshari
Sementara itu untuk masalah jerawatnya sendiri yang disertai dengan peradangan atau yang disebut nodul biasanya karena hormon androgen yang berlebih sehingga kulit perempuan memproduksi sebum atau minyak yang berlebih.
Ini baru hanya masalah yang tampak di bagian luar tubuh wanita. Dampak negatif lainnya pada kesehatan dan kesuburan wanita yaitu menstruasi yang tidak teratur.

Menurut dokter Haekal, waspada jika menstruasi tidak teratur setelah menstruasi pertama kali, biasanya banyak ditemui di usia produktif 15-35 tahun. Keluhan ini dikenal dengan sindrom ovarium polikistik (PCO).

Untuk gejala seperti jerawat berlebihan dan menstruasi tidak teratur karena hiperandrogen, Bayer sudah mengeluarkan obat bernama Diane 35.
from google
Obat ini mengandung hormon progesteron dan estrogen, sedangkan obat kontrasepsi selama ini hanya mengandung salah satu dari hormon tersebut.

Akibatnya bila obat kontrasepsi hanya mengandung hormon estrogen, pemakainya menjadi gemuk, karena hormon ini sifatnya menahan air. Sebaliknya bila hanya mengandung hormon progesteron, ibu ibu akan terlihat kurus.

Dokter Haekal mengingatkan, obat ini tidak dijual bebas. Harus berdasarkan resep dokter. Dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu yang menyusui dan sedang hamil.
Yuk mom kalau  punya masalah seperti diatas, kita coba konsultasi dengan dokter kandungan apakah obat Diane 35 ini bisa mengatasi masalah jerawat berlebihan dan menstruasi tidak teratur karena hiperandrogen.

Selamat mencoba ya mom.....

Senin, 15 Januari 2018

Perpusnas RI Tertinggi Di Dunia

Di Jakarta itu kan Mal-nya sudah kayak jamur di musim hujan, bertebaran dimana-mana. Makanya sekali sekali kita (kalau ingat juga sih😁 maafken ya Nay), kita ajak Nayla ke perpustakaan atau Museum.

Nah perpustakaan nasional yang di jalan Medan Merdeka Selatan ini (satu deret dengan kantor gubernus DKI), sudah menarik perhatian sayang gak sempat sempat kesana, karena sabtu biasanya Nayla Balet sampai jam 13.30 jadi ke perpusnas sudah mefet sama jam tutup.

Januari 2018 ini kan Nayla minta stop balet yang sudah dia jalani selama 6 tahun (hiiiiks) kesempatan kita untuk kesana, eh tapi tetep berangkat sudah siang juga sih, ni anak berenang dulu😁
Sampai disana kita langsung terpesona, sama tumpukan buku yang menjulang sampai ke langit. Ah pantas saja Presiden Jokowi ketika meresmikan perpustakaan ini bilang, kalau ini perpustakaan tertinggi di dunia.

Buat tahu berapa tinggi gedung perpustakaan 24 lantai ini klik link ini ya Perpustakaan nasional RI tertinggi di dunia
Untuk yang baru pertama kali kesini seperti kami harus ke lantai dua dahulu, untuk daftar. 

Hanya daftar sebagai pengunjung tapi tidak bisa lagi buat kartu anggota, karena kita sudah kesiangan, kartu anggota hari itu sudah habis, mereka hanya membuat 400 kartu perhari, widiiiih.
Kelar daftar kita bisa langsung ke  lantai 22-23. Harus sabar ya antri bo, buat yang mau lihat lihat ada apa saja tiap lantainya mending naik eskalator.
Gw sama Nay akhirnya turun lagi ke lantai 7 tempat khusus untuk anak anak, ternyata nyaman lo, sama dengan lantai 22-23, berpendingin ruangan, wifi gretong, interiornya nyaman untuk anak-anak dan bangku dari bean bag banyak disediakan.
Sayang ya jam 16 perpustakaan ini tutup, kabarnya sih nanti akan dibuka sampai malam. Yang lupa kita lakukan melihat Monas dari lantai 24, aaah sayang banget ya, karena Monas ada tepat di sebrang gedung ini.

Lain kali kita coba deh. Disini selain menyediakan mesjid di lantai 6, juga ada kantin di lantai 4 dan kafe di lantai 1. Asiklah kapan kapan kita kesini lagi, lebih pagi tentunya.

Kelar dari sana, sayang kalau gak mampir sekalian ke Monas ya, cuuuuus mampirlah kita kesana menghabiskan akhir pekan tanpa ke mal, yeeeeees.


Kamis, 11 Januari 2018

Sport Bra The Brahouse Nyaman untuk Yoga

Sudah hampir tiga tahun saya ikut yoga.  Saya memang sudah lama tertarik dengan olah tubuh ini dan hanya tempat latihan yoga yang dekat dengan tempat tinggal saya.

Sebagai perempuan yang mulai berhijab agak sedikit sulit cari pakaian untuk olah raga plus juga dalaman yang nantinya bikin kita nyaman dan bebas bergerak.

Untuk bra saya pernah beli merk Sorela dan Young Curves. selama ini sih nyaman-nyaman saja, apalagi bahannya dari cotton, nyaman menyerap keringat.

Dan kadang saya belanja online karena saya sudah tahu ukuran yang biasa saya pakai, saya bisa belanja online di website  The Brahouse.

Kebetulan nih Adscope dan The Brahouse mengundang blogger untuk mereview produk yang dijual di websitenya. Diutamakan untuk barang yang best seller.

Saya tertarik dengan cotton sport U-back black merk Young Curves.  Sepertinya nyaman buat yoga.

Cara belinya gampang banget, sama seperti kalau kita belanja online di website lain. 

Pertama setelah membuka website The Brahouse, kita langsung loggin bila sudah punya akun disana, kalau belum kita bisa daftar dulu.
Selanjutnya tinggal pilih barang yang kita mau, saya langsung ke bagian best seller untuk membeli bra sport inceran saya.

Tinggal pilih ukuran, klik beli langsung masuk keranjang belanja, klik bayar lanjut dengan pembayaran, terus pilih deh mau bayar pakai ATM atau M-banking sesuai bank yang kita pilih.

Setelah pembayaran saya tinggal tunggu email dari The Brahouse. Email tentang konfirmasi pemesanan, pembayaran dan pengiriman barang.

Dan taraaaa hari kedua barangnya sudah sampai.
Tuh kan seperti yang pernah saya beli, bahannya enak banget lembut dan menyerap keringat. Jahitannya rapih  saya suka, bentuk bra sportnya ini menyangga dengan kuat payudara kanan kiri.

Jadi tambah yakin kalau mau melakukan gerakan yoga sirsasana yaitu ketika tubuh dalam posisi terbalik, dengan kepala di bawah. Payudara gak terguncang kena gravitasi hi...hi...
Tuh kan terbukti selama satu setengah jam saya yoga, dengan keringat bercucuran, saya tetap merasa nyaman dan merasa pede bra yang kenakan bisa menopang dengan kencang ketika saya bergerak  ke atas dan ke bawah.

Jadi pingin punya beberapa lagi model ini dengan warna yang berbeda. Apalagi bra yang saya beli ini lagi diskon 50%, dari 95 ribu menjadi 42.750 ribu rupiah, apa  gak ngiler saya buat pesan lagi.

Di The Brahouse tidak hanya bra, ada juga macam macam baju tidur untuk anak anak dan remaja, corset dll. 

Modelnya bikin gemes dan kalap mau di borong semua karena harganya terjangkau dengan bahan yang berkualitas, yuuuk di kepoin websitenya.

Hidup Sehat Yang Menghasilkan Uang

Hi Mom... Kemarin  nih di acara pemberian penghargaan member USANA di Grand Ballroom Pantai Indah Kapuk Avenue, 10 November 2012, saya ...